>> Faktor Kebutuhan Ekonomi Jadi Faktor Utama
DUMAI (VOKAL) – Tingginya kebutuhan ekonomi sehingga mengakibatkan keretakan dalam rumah tangga, terbukti dari data yang di peroleh dari Pengadilan Agama kota Dumai, khusus untuk warga kota Dumai saja tercatat puluhan kasus perceraian yang mana menjadi penyebab utama puluhan wanita menggugat cerai masing-masing suaminya.
"Selain itu, penyebab atau faktor lainnya yang menyebabkan kaum ibu menginginkan perceraian adalah adanya indikasi-indikasi para kaum pria selingkuh," kata Kepala Pengadilan Agama Kota Dumai, Endang Tamami kepada Vokal kamis (8/9).
Ditambahkan Endang, selain dari dua faktor tersebut, penyebab kaum wanita ingin bercerai dengan suaminya yakni juga karena ketidak cocokan selama berumah tangga, "Namun faktor ketidak cocokan ini hanya beberapa saja. Dari berbagai kasus yang kita tangani, rata-rata adalah disebabkan lemahnya ekonomi keluarga, dimana pekerjaan sang suami berpenghasilan rendah dan tidam mampu menupang kebutuhan keluarga," ucapnya.
Dari data yang diperoleh dari pengadilan Agama kota Dumai 60 kasus yang masuk sejak awal Januari hingga Agustus 2011 lalu, kata dia, dua diantaranya telah resmi bercerai mengingat adanya persetujuan dari pasangan sehingga mediasi antarkeduanya sangat sengit.
Sementara selebihnya, diuraikan Endang, sejauh ini masih dalam proses mediasi rujukan diharapkan masing-masing pasangan dapat kembali menjalin hubungan rumah tangga yang harmonis."Upaya mediasi para pasangan yang ingin bercerai terus kita lakukan sampai akhirnya menemukan titik final antar keduanya,"ujarnya.
Kemungkinan mereka untuk rujuk kembali masih ada, terutama bagi mereka yang telah memiliki keturunan dari hasil pernikahan mereka yang telah lebih dua tahun, Tingginya angka gugat cerai dari pihak wanita menurut Endang menunjukkan bahwa berbagai kesalahan dalam rumah tangga rata-rata dilakukan oleh kaum pria.
"Dari berbagai kasus serupa, tidak sedikit juga yang melakukan gugat cerai karena selama dalam satu rumah sang suami selalu melakukan kekerasan fisik terhadap pihak wanita," ujarnya.
Untuk itu, kata dia, bagi pasangan yang saat ini mungkin lagi dibuai asmara dan tengah menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih, sebaiknya berfikir "matang" saat melaju ke jenjang pernikahan. "Pastikan dari segala sisi anda dan pasangan anda sudah siap dan matang, terutama pada segi umur. Jangan sampai ada kegagalan rumah tangga hanya karena berbagai faktor termasuk ekonomi dan lainnya," Jelas Endang.(egy)
Berita Kriminal,di rangkum oleh seorang wartawan yang tengah bekerja di salah satu media di kota Dumai,Vokal salah satu media di Riau Yang Tengah di minati oleh masyarakat kota,hingga saat ini penulis masih berakar di media Vokal Tersebut.
Kamis, 08 September 2011
Dumai Mulai Terganggu Kabut Asap
DUMAI (VOKAL) – Sebagian besar wilayah di Kota Dumai, Kamis (8/9), mulai diselimuti kabut asap tipis. Kabut diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan. Yang terjadi di sejumlah wilayah di provinsi Riau sehingga kabut asap menyelimuti beberapa daerah di Riau.
Seorang warga Dumai, Indra (27), kepada Vokal mengatakan, kabut asap tipis mulai muncul sejak kemarin malam. Kabut itu bertahan hingga Kamis Siang dan semakin terlihat menebal.
"Saat ini terlihat tipis. Namun kami mengharapkan agar pemerintah memberikan penanggulangan dini sebelum kabut asap semakin tebal," pintanya.
Sementara itu, Devi (26), warga Dumai yang tinggal di Jalan Kelakap Tujuh, mengaku khawatir dengan munculnya asap, Ia berharap pemerintah segera membagikan masker pada warga dan khususnya bagi pengguna jalan.
"Kalau sudah ada asap pasti identik dengan gangguan ISPA pada warga, Untuk itu kami berharap pemerintah segera membagi-bagikan masker seperti biasanya," paparnya.
Menurut Pantauan Vokal disejumlah wilayah di kota Dumai dari pagi hingga sore hari Kabut asap tipis menyelimuti sebahagian besar Kota Dumai, terutama pada jalan-jalan perkotaan hingga kewilayah pinggiran kota.
Sebelumnya, Analis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Riau, Yudhistira Mawaddah kepada sejumlah wartawan ,mengatakan, satelit NOAA yang saat ini dioperasikan oleh Singapura pada Selasa (6/9) berhasil mendeteksi sedikitnya 20 titik api atau "hotspot" di Riau, Jumlah tersebut, menurut Yudhistira, jauh meningkat dibandingkan hari sebelumnya Senin (5/9) karena di Riau hanya terdeteksi sekitar tiga titik api.
"Ke 20 titik api tersebut tersebar di empat kabupaten, seperti Kabupaten Pelalawan ada sebanyak 10 titik dan di Kuantansingingi terdapat dua titik api. Sementara delapan lainnya berada di Kabupaten Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir masing-masing empat titik," ujarnya.
Sementara untuk patntauan secara global di Pulau Sumatra kata Yudhistira totalnya ada sebanyak 73 hotspot, Selain Riau yang terdapat 20 titik api, menurutnya hotspot juga terdeteksi berada di beberapa wilayah provinsi lainnya meliputi Sumatra Utara dan Bengkulu masing-masing sebanyak satu titik api, Aceh dua, Sumatra Barat tiga, Lampung tiga dan Jambi 12 titik, "Sementara titik api terbanyak masih tetap berada di Sumatra Selatan yakni sekitar 31 titik," ujarnya.
Pertumbuhan titik api yang kian drastis menurut Yudhistira kemudian menyulut kemunculan titik api di sebagian Provinsi Riau termasuk Pekanbaru.
Di Ibu Kota Riau ini menurut dia kabut asap sempat hanya menyisahkan jarak pandang dibawah 1.000 meter, tepatnya pada Rabu (7/9) sekitar pukul 06.00 sampai dengan pukul 09.00 WIB.
"Beruntung saat beranjak siang atau sekitar pukul 09.30 WIB kabut asap terus menipis dan menyisahkan jarak pandang diatas 1.300 meter sehingga belum menganggu penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru. Bahkan, sekitar pukul 09.00 WIB ketika jarak pandang masih seribu meter, pesawat Batavia memaksakan untuk melandas di bandara," terang Yudhistira.(egy)
Omset SPBU Coco Menurun 50 Persen
>> Sejak H-2 Hingga H+ 8 Lebaran SPBU Sepi
DUMAI (VOKAL) – Sejak dua hari menjelang lebaran Idil Fitri 1432 Hijriyah hingga hari kedelapan pasca lebaran saat ini Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Coco kota DUmai Jalan Putri Tujuh, tampak sepi dari konsumen akibatnya omset pendapatan SPBU menurun drastis hingga 50 persen dari pendapatan di hari biasanya.
Kepala Pengelola SPBU Coco Putri Tujuh kota Dumai, Ari Cahyadi, kepada Vokal menuturkan bahwa sejak dua hari menjelang lebaran hingga saat ini SPBU masih terlihat sepi dan akibatnyaomset SPBU juga menurun drastis hingga puluhan persen.
“Sampai hari ini SPBU masih terlihat sepi dari konsumen nampaknya sedikit warga yang mengisi bahan bakar, dan omset kita pun menurun hingga 50 persen, sejak dua hari menjelang lebaran sampai hari ini lah SPBU kita terlihat sepi.”kata Ari.
Namun, kata Ari, diperkirakan minggu depan kondisi konsumen SPBU Coco khusus untuk warga kota Dumai sudah kembali normal dan kembali ramai seperti hari biasa-biasanya, sehingga omset kita akan kembali lagi seperti hari biasanya.
“kita perkirakan minggu depan tapatnya senin minggu besok konsumen akan kembali normal dan omset kembali akan kita peroleh penuh lagi.” Harapnya.
Selain itu di jelaskan Ari, untuk stok Pasca lebaran kali ini khusus bahan bakar sangat aman dan begitu juga dengan harga yang masih dalam keadaan kondusif karna belum adanya kenaikan harga untuk bahan bakar minyak khususnya.
“Harga bahan bakar minyak masih normal baik premium, solar maupun pertamax, namun konsumennya saja yang menurun, sejak jelang lebaran kemarin, namun kita harapkan minggu besok setelah semua mulai normal dan anak sekolah juga sudah mulai belajar kembali maka SPBU akan kembali ramai,” tuturnya.
Lebih jelasnya Ari mengatakan, mengenai Stok perharinya SPBU memasok sebanyak 54.000 Liter atau sama dengan 54 ton, menurunnya omset kali ini hanya mampu menghabiskan stok sebanyak 30.000 liter perhari, dan sementara untuk hari biasannya sanggup menghabiskan 40.00 liter sampai dengan 50.000 liter perhari.
“memang setiap tahunnya terjadi hal demikian karena warga kota Dumai di nilai kebanyakan dari pendatang maka jelang lebaran kemarin mereka sudah mudik semua dan itu mempengaruhi dalam jumlah konsumen yang semakin sedikit, sedangkan untuk hari biasanya kita mampu habiskan 40 sampai dengan 50 ribu liter perhari dari stok 54 ton perharinya, kalau dalam keadaan sepi seperti ini kami hanya mampu menghabiskan 30 ton saja dari stok yang di pasok perharinya sebanyak a54 ton.”terang Ari.
Untuk tarif harga lebih detilnya mengenai bahan bakar minyak di terangkan Ari, untuk premium, masih RP4.500, dan Solar Rp4.500 kemudian untuk Pertamax Rp99.50. (egy)
DUMAI (VOKAL) – Sejak dua hari menjelang lebaran Idil Fitri 1432 Hijriyah hingga hari kedelapan pasca lebaran saat ini Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Coco kota DUmai Jalan Putri Tujuh, tampak sepi dari konsumen akibatnya omset pendapatan SPBU menurun drastis hingga 50 persen dari pendapatan di hari biasanya.
Kepala Pengelola SPBU Coco Putri Tujuh kota Dumai, Ari Cahyadi, kepada Vokal menuturkan bahwa sejak dua hari menjelang lebaran hingga saat ini SPBU masih terlihat sepi dan akibatnyaomset SPBU juga menurun drastis hingga puluhan persen.
“Sampai hari ini SPBU masih terlihat sepi dari konsumen nampaknya sedikit warga yang mengisi bahan bakar, dan omset kita pun menurun hingga 50 persen, sejak dua hari menjelang lebaran sampai hari ini lah SPBU kita terlihat sepi.”kata Ari.
Namun, kata Ari, diperkirakan minggu depan kondisi konsumen SPBU Coco khusus untuk warga kota Dumai sudah kembali normal dan kembali ramai seperti hari biasa-biasanya, sehingga omset kita akan kembali lagi seperti hari biasanya.
“kita perkirakan minggu depan tapatnya senin minggu besok konsumen akan kembali normal dan omset kembali akan kita peroleh penuh lagi.” Harapnya.
Selain itu di jelaskan Ari, untuk stok Pasca lebaran kali ini khusus bahan bakar sangat aman dan begitu juga dengan harga yang masih dalam keadaan kondusif karna belum adanya kenaikan harga untuk bahan bakar minyak khususnya.
“Harga bahan bakar minyak masih normal baik premium, solar maupun pertamax, namun konsumennya saja yang menurun, sejak jelang lebaran kemarin, namun kita harapkan minggu besok setelah semua mulai normal dan anak sekolah juga sudah mulai belajar kembali maka SPBU akan kembali ramai,” tuturnya.
Lebih jelasnya Ari mengatakan, mengenai Stok perharinya SPBU memasok sebanyak 54.000 Liter atau sama dengan 54 ton, menurunnya omset kali ini hanya mampu menghabiskan stok sebanyak 30.000 liter perhari, dan sementara untuk hari biasannya sanggup menghabiskan 40.00 liter sampai dengan 50.000 liter perhari.
“memang setiap tahunnya terjadi hal demikian karena warga kota Dumai di nilai kebanyakan dari pendatang maka jelang lebaran kemarin mereka sudah mudik semua dan itu mempengaruhi dalam jumlah konsumen yang semakin sedikit, sedangkan untuk hari biasanya kita mampu habiskan 40 sampai dengan 50 ribu liter perhari dari stok 54 ton perharinya, kalau dalam keadaan sepi seperti ini kami hanya mampu menghabiskan 30 ton saja dari stok yang di pasok perharinya sebanyak a54 ton.”terang Ari.
Untuk tarif harga lebih detilnya mengenai bahan bakar minyak di terangkan Ari, untuk premium, masih RP4.500, dan Solar Rp4.500 kemudian untuk Pertamax Rp99.50. (egy)
“Beruang itu Hampir Masuk ke Kamar Keponakan Saya”
>> Lebih dari Satu Ekor Beruang Masuk Pemukiman Warga
DUMAI (VOKAL) – Ratusan warga RT 03 Kelurahan Bukit Nenas Kecamatan Bukit Kapur kota Dumai dihebohkan dengan kedatangan hewan liar yang dianggap sangat mengancam keselamatan warga penduduk sekitar, karena postur tubuhnya yang melebihi postur orang dewasa.
Setiap malamnya warga selalu merasa terancam dengan kedatangan seekor beruang hutan yang memasuki pemukiman warga di rukun tetangga (RT) 03 Bukit Nenas, Kecamatan Bukit Kapur,Kota Dumai sejak tiga pekan lalu hingga kini.
"Beruang tersebut tak hanya sekedar datang ke pemukiman warga, namun juga berusaha masuk ke rumah penduduk. di duga melebihi satu ekor, hal itu sangat meresahkan warga ," ujar salah seorang yang dituakan di kelurahan Bukit Nenas Atuk Husin yang di damping rinaldi juga sekretaris PPP Dumai kepada Vokal dikantor kelurahan Bukit Nenas saat ingin menyampaikan informasi tersebut ke pihak kelurahan,Kamis (8/9).
Husein menjelakan, beruang yang melebihi postur orang dewasa tersebut, hampir saja masuk ke rumah keponakannya pada Ahad lalu, setelah sebelumnya beruang itu mencoba masuk ke rumah warga lainnya.
"Beruang tersebut ukurannya besar, dan kerapkali berani memasuki pemukiman warga pada malam hari sekitar pukul 22.00 wib hingga subuh baru masuk ke kawasan perkebunan sawit dan karet yang ada disekitar wilayah tersebut," ujarnya.
Husin menduga bahwa kehadiran beruang diduga disebabkan banyaknya tumbuh perkebunan sawit milik perusahaan yang dikelola atas nama warga, sehingga beruang tersebut merasa habitat mereka terganggu oleh pembukaan lahat sawit tersebut.
"Beruang tersebut sebelumnya tidak pernah masuk ke kawasan penduduk , meski warga selalu menjumpai mereka berkeliaran diwilayah perkebunan warga, namun karena ekspansi perkebunan sawit mulai merambah hingga tidak kelihatan lagi hutan belukar yang ada di kawasan bukit nenas ini, maka banyak satwa yang berada di kawasan tersebut keluar dari habitatnya," jelasnya.
Selain dikarenakan ekspansi, ia juga mengatakan masuknya satwa tersebut ke pemukiman disebabkan deru mesin alat berat yang mengelola lahan .
"Hingga saat ini, warga belum melapor kepada pihak berwajib. melainkan mencoba menyampaikan informasi ini kepihak kelurahan, agar pihak kelurahan menyampaikan hal ini ke pihak yang berwajib , karena jika warga yang melapor, seperti biasa-biasanya jarang ditangapi, malah diketawai dan paling-paling warga juga yang disuruh menangkapnya.”jelasnya.
Sebelumnya warga daerah tersebut diselimuti ketakutan akibat kehadiran hewan yang sama, namun berhasil dijerat warga. Hal hasil tangkapan warga tersebut menjadi masalah, karena membunuh hewan peliharaan yang dilindungi negara .
Ketua RT 03 Bukit Nenas Muhammad Umar, saat di kompermasi melalui pia telphone selulernya membenarkan bahwa wilayahnya dalam beberapa pekan ini di masuki hewan buas beruang yang cukup besar, awalnya hanya satu ekor dan berhasil dijerat warga, kini setiap malam hewan-hewan bertubuh besar itu berkeliaran menakuti warga setempat.Dirinya hanya bisa berharap, agar ada pihak berkompoten bisa segera mengatasi permasalahan ini.
Lurah Bukit Nenas,Waginen,mengatakan keberadaan beruang sudah lama mengancam warga. Penyebabnya hingga kini belum diketahui secara pasti. "Dalam waktu dekat, pihaknya akan mencoba untuk koordinasi dengan pihak berwajib untuk melakukan pengawasan atau menangkap beruang tersebut," ujarnya.(egy)
DUMAI (VOKAL) – Ratusan warga RT 03 Kelurahan Bukit Nenas Kecamatan Bukit Kapur kota Dumai dihebohkan dengan kedatangan hewan liar yang dianggap sangat mengancam keselamatan warga penduduk sekitar, karena postur tubuhnya yang melebihi postur orang dewasa.
Setiap malamnya warga selalu merasa terancam dengan kedatangan seekor beruang hutan yang memasuki pemukiman warga di rukun tetangga (RT) 03 Bukit Nenas, Kecamatan Bukit Kapur,Kota Dumai sejak tiga pekan lalu hingga kini.
"Beruang tersebut tak hanya sekedar datang ke pemukiman warga, namun juga berusaha masuk ke rumah penduduk. di duga melebihi satu ekor, hal itu sangat meresahkan warga ," ujar salah seorang yang dituakan di kelurahan Bukit Nenas Atuk Husin yang di damping rinaldi juga sekretaris PPP Dumai kepada Vokal dikantor kelurahan Bukit Nenas saat ingin menyampaikan informasi tersebut ke pihak kelurahan,Kamis (8/9).
Husein menjelakan, beruang yang melebihi postur orang dewasa tersebut, hampir saja masuk ke rumah keponakannya pada Ahad lalu, setelah sebelumnya beruang itu mencoba masuk ke rumah warga lainnya.
"Beruang tersebut ukurannya besar, dan kerapkali berani memasuki pemukiman warga pada malam hari sekitar pukul 22.00 wib hingga subuh baru masuk ke kawasan perkebunan sawit dan karet yang ada disekitar wilayah tersebut," ujarnya.
Husin menduga bahwa kehadiran beruang diduga disebabkan banyaknya tumbuh perkebunan sawit milik perusahaan yang dikelola atas nama warga, sehingga beruang tersebut merasa habitat mereka terganggu oleh pembukaan lahat sawit tersebut.
"Beruang tersebut sebelumnya tidak pernah masuk ke kawasan penduduk , meski warga selalu menjumpai mereka berkeliaran diwilayah perkebunan warga, namun karena ekspansi perkebunan sawit mulai merambah hingga tidak kelihatan lagi hutan belukar yang ada di kawasan bukit nenas ini, maka banyak satwa yang berada di kawasan tersebut keluar dari habitatnya," jelasnya.
Selain dikarenakan ekspansi, ia juga mengatakan masuknya satwa tersebut ke pemukiman disebabkan deru mesin alat berat yang mengelola lahan .
"Hingga saat ini, warga belum melapor kepada pihak berwajib. melainkan mencoba menyampaikan informasi ini kepihak kelurahan, agar pihak kelurahan menyampaikan hal ini ke pihak yang berwajib , karena jika warga yang melapor, seperti biasa-biasanya jarang ditangapi, malah diketawai dan paling-paling warga juga yang disuruh menangkapnya.”jelasnya.
Sebelumnya warga daerah tersebut diselimuti ketakutan akibat kehadiran hewan yang sama, namun berhasil dijerat warga. Hal hasil tangkapan warga tersebut menjadi masalah, karena membunuh hewan peliharaan yang dilindungi negara .
Ketua RT 03 Bukit Nenas Muhammad Umar, saat di kompermasi melalui pia telphone selulernya membenarkan bahwa wilayahnya dalam beberapa pekan ini di masuki hewan buas beruang yang cukup besar, awalnya hanya satu ekor dan berhasil dijerat warga, kini setiap malam hewan-hewan bertubuh besar itu berkeliaran menakuti warga setempat.Dirinya hanya bisa berharap, agar ada pihak berkompoten bisa segera mengatasi permasalahan ini.
Lurah Bukit Nenas,Waginen,mengatakan keberadaan beruang sudah lama mengancam warga. Penyebabnya hingga kini belum diketahui secara pasti. "Dalam waktu dekat, pihaknya akan mencoba untuk koordinasi dengan pihak berwajib untuk melakukan pengawasan atau menangkap beruang tersebut," ujarnya.(egy)
Kamis, 18 Agustus 2011
Waspada Infalan & Baby Sister Musiman
>> Jelang Lebaran Gunakan Jasa Penyalur
DUMAI (VOKAL) - Musim mudik segera tiba dan tentunya menjadi musim tersulit bagi warga Kota kususnya kaum ibu-ibu yang terpaksa harus mengerjakan pekerjaan rumahnya sendiri karena ditinggal para pembantu mudik jelang lebaran. Kini para pembantu musiman pun banyak dicari.
"Untuk pengguna jasa Pembantu Musiman seperti jelang lebaran ini hendaknya lebih meningkatkan ke hati-hatian dalam memilih pembantu karna tidak menutup kemungkinan mereka adalah gerombolan penipu yang sengaja melakukan kejahatan dengan modus berpura-pura sebagai pembantu rumahtangga."kata Kapolres Dumai AKBP Rudi ABdi Kasenda ketika di konfirmasi Vokal melalui Kasubag Humas Polres Dumai AKP Suwardji AK jumat (19/8).
Dijelaskan Suwardji, Seperti yang terdapat di tahun-tahun sebelumnya puluha para pembantu musiman (invala) berpacu untuk menjadi sebagai penyalur jasa tenaga kerja musiman tersebut, khususnya sebagai prmbantu ibu rumahtangga.
"Kebanyakan Mereka datang dari berbagai penjuru daerah. Tapi, kebanyakan dari mereka berasal dari luar kota Dumai. Mereka sengaja datang ke Kota Dumai untuk sekadar mencari pekerjaan sebagai pembantu atau pengasuh anak musiman."katanya.
ditambahkan Suwardji, Nah, bagi Anda yang sebentar lagi ditinggal mudik para pembantu, atau yang sudah ditinggal mudik para pembantunya, tidak ada salahnya menggunakan jasa para invala, tetapi tetap jaga kewaspadaan dan berhati-hati dalam memilih seorang pembantu yang akan memakai jasa mereka lebaran kali ini.
"Hendaknya dalam memilih dan merekrut pembantu musiman lebih afdol mempergunakan jasa para penyalur pembantu yang jelas akan kuwalitas dan pengalaman dari setiap pembantu tersebut."tutur Suardji.
selain pembantu kata Suwardji, di kota seperti ini bakalan marak juga pengasuh anak atau lebih tepatnya disebut dengan Baby Sister dan para ibu rumah tangga juga harus waspada dan berhati-hati dalam memperkerjakan seorang baby sister yang nantinya akan menjaga anak-anak dirumah.
Menjelang Lebaran, biasanya juga banyak baby sitter yang pulang kampung. Tak ayal, pembantu penganti atau infalan banyak didatangkan penyalur dari berbagai daerah ke wilayah Kota dan sekitarnya.
"Untuk menjamin keamanan hendaknya untuk pengrekrutan tenaga kerja khususnya baby sister juga menggunakan jasa penyalur untuk pembantu dan penyalur bagi penjual jasa sebagai baby sister yang lebih terjamin akan pengalaman dalam pekerjaannya."Himbau Suwardji AK.(egy)
DUMAI (VOKAL) - Musim mudik segera tiba dan tentunya menjadi musim tersulit bagi warga Kota kususnya kaum ibu-ibu yang terpaksa harus mengerjakan pekerjaan rumahnya sendiri karena ditinggal para pembantu mudik jelang lebaran. Kini para pembantu musiman pun banyak dicari.
"Untuk pengguna jasa Pembantu Musiman seperti jelang lebaran ini hendaknya lebih meningkatkan ke hati-hatian dalam memilih pembantu karna tidak menutup kemungkinan mereka adalah gerombolan penipu yang sengaja melakukan kejahatan dengan modus berpura-pura sebagai pembantu rumahtangga."kata Kapolres Dumai AKBP Rudi ABdi Kasenda ketika di konfirmasi Vokal melalui Kasubag Humas Polres Dumai AKP Suwardji AK jumat (19/8).
Dijelaskan Suwardji, Seperti yang terdapat di tahun-tahun sebelumnya puluha para pembantu musiman (invala) berpacu untuk menjadi sebagai penyalur jasa tenaga kerja musiman tersebut, khususnya sebagai prmbantu ibu rumahtangga.
"Kebanyakan Mereka datang dari berbagai penjuru daerah. Tapi, kebanyakan dari mereka berasal dari luar kota Dumai. Mereka sengaja datang ke Kota Dumai untuk sekadar mencari pekerjaan sebagai pembantu atau pengasuh anak musiman."katanya.
ditambahkan Suwardji, Nah, bagi Anda yang sebentar lagi ditinggal mudik para pembantu, atau yang sudah ditinggal mudik para pembantunya, tidak ada salahnya menggunakan jasa para invala, tetapi tetap jaga kewaspadaan dan berhati-hati dalam memilih seorang pembantu yang akan memakai jasa mereka lebaran kali ini.
"Hendaknya dalam memilih dan merekrut pembantu musiman lebih afdol mempergunakan jasa para penyalur pembantu yang jelas akan kuwalitas dan pengalaman dari setiap pembantu tersebut."tutur Suardji.
selain pembantu kata Suwardji, di kota seperti ini bakalan marak juga pengasuh anak atau lebih tepatnya disebut dengan Baby Sister dan para ibu rumah tangga juga harus waspada dan berhati-hati dalam memperkerjakan seorang baby sister yang nantinya akan menjaga anak-anak dirumah.
Menjelang Lebaran, biasanya juga banyak baby sitter yang pulang kampung. Tak ayal, pembantu penganti atau infalan banyak didatangkan penyalur dari berbagai daerah ke wilayah Kota dan sekitarnya.
"Untuk menjamin keamanan hendaknya untuk pengrekrutan tenaga kerja khususnya baby sister juga menggunakan jasa penyalur untuk pembantu dan penyalur bagi penjual jasa sebagai baby sister yang lebih terjamin akan pengalaman dalam pekerjaannya."Himbau Suwardji AK.(egy)
Perhatikan Keamanan Rumah Ketika Mudik
>> Tingkatkan Kewaspadaan Selama Berpergian
DUMAI (VOKAL) - Jelang Lebaran, pencurian semakin marak. Padahal kepolisian sudah mengantisipasi dengan meningkatkan kesiagaannya di sejumlah tempat rawan. Namun, dorongan ekonomi yang cukup besar membuat pelaku nekat untuk melakukan apa saja, termasuk membongkar rumah warga ketika ditinggal mudik oleh pemilik rumah.
"demi menjalankan aksinya dan mendapatkan apa yang mereka inginkan, Mereka tidak segan-segan untuk memanfaatkan sejumlah peluang. Sepertinya para pemilik kendaraan mesti lebih waspada, kalau tidak mau menjadi korban pencurian, perampokan dan di sebalik itu juga agar tidak mengundang niat dari pelaku kejahatan."kata Kapolres Dumai AKBP Rudi Abdi Kasenda ketika di konfirmasi Vokal jumat(19/8) melalui Kasubag Humas Polres Dumai AKP Suwarji AK, yang di temui di ruangannya.
Oleh Karena itu kata Suwarji, bagi Anda yang ingin mudik ada baiknya tetap memperhatikan keamanan rumah dan lingkungan. Berikut beberapa tips yang mungkin bisa membantu Anda:
1. Persiapkan dari awal apa aja yang mau di bawa pulang atau mudik. Biar nanti tidak tergesa-gesa. Bawa saja barang yang sekiranya itu penting dan berguna.
2. Cabut kabel listrik! Ini biar enggak terjadi korslet dari peralatan elektronik kita seperti televisi, audio set, setrika dll
3. Kompor...Pastikan benar-benar mati dan cabut regulator dari tabung gasnya.
4. Nah ini yang paling penting!!! Yaitu jangan sampai kita lupa untuk memeriksa apa Rumah/kos kita udah dikunci belum pintunya??
5. Kalau sudah yakin sudah mengunci seluruh pintu rumah, jangan segan-segan menitip rumah kepada tetangga/saudara/keamanan komplek/orang yang kita percaya untuk menetap di rumah kita selama mudik.
6. Biar maling ketipu, taruh sandal-sandal di depan pintu rumah, seakan banyak orang di rumah.
7. Bilang sama agen majalah/koran jangan kirim selama mudik.
8. Nah yang tak kalah penting, titip barang berharga sama saudara atau orang dekat, seperti perhiasan dan surat-surat penting.
selain tips di atas Suwardji juga menghimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan sejak dini, terutama khususnya menjelang sahur dan pada waktu shalat tarawih di masjid.
"pada umumnya setiap mendekati jam sahur itu masih terdapat aktifitas masyarakat sehingga ketika kewaspadaan itu tidak di tingkatkan maka nantinya akan mengundang niat pelaku kejahatan untuk menjalankan aksinya."jelasnya.
selain itu himbauan juga ketika meninggalkan rumah saat pergi shalat tarawih, tingginya kebutuhan ekonomi jelang lebaran mengakibatkan orang akan nekat berbuat apa saja demi mendapatkan rezeki yang lebih apalagi menjelang hari lebaran yang hanya tinggal sepekan lagi.
"ketika meninggalkan rumah saat shalat tarawih juga hendaknya dititipkan ke tetangga atau di kunci dengan rapat-rapat serta kalau dapat berikan kunci duble agar menyulitkan para pelaku kejahatan untuk menjalankan aksinya."tutur Suwardji.
Selain hal tersebut Pinta Suwardji, perlujuga diperhatikan kendaraan yang kita gunakan saat di parkir hendaknya lebih meningkatkan pengamanan dengan memberikan kunci ganda agar para pelaku kejahatan tidak mudah untuk menjalankan aksinya.
sementara dari data kepolisian menjelang lebaran tahun ini belum terjadi peningkatan terhadap pelaku kejahatan namun terlepas dari pada itu kewaspadaan tetap selalu di galakkan agar tidak menjadi korban oleh pelaku kejahatan yang selalu menjadikan tergetnya khusus kaum wanita.(egy)
DUMAI (VOKAL) - Jelang Lebaran, pencurian semakin marak. Padahal kepolisian sudah mengantisipasi dengan meningkatkan kesiagaannya di sejumlah tempat rawan. Namun, dorongan ekonomi yang cukup besar membuat pelaku nekat untuk melakukan apa saja, termasuk membongkar rumah warga ketika ditinggal mudik oleh pemilik rumah.
"demi menjalankan aksinya dan mendapatkan apa yang mereka inginkan, Mereka tidak segan-segan untuk memanfaatkan sejumlah peluang. Sepertinya para pemilik kendaraan mesti lebih waspada, kalau tidak mau menjadi korban pencurian, perampokan dan di sebalik itu juga agar tidak mengundang niat dari pelaku kejahatan."kata Kapolres Dumai AKBP Rudi Abdi Kasenda ketika di konfirmasi Vokal jumat(19/8) melalui Kasubag Humas Polres Dumai AKP Suwarji AK, yang di temui di ruangannya.
Oleh Karena itu kata Suwarji, bagi Anda yang ingin mudik ada baiknya tetap memperhatikan keamanan rumah dan lingkungan. Berikut beberapa tips yang mungkin bisa membantu Anda:
1. Persiapkan dari awal apa aja yang mau di bawa pulang atau mudik. Biar nanti tidak tergesa-gesa. Bawa saja barang yang sekiranya itu penting dan berguna.
2. Cabut kabel listrik! Ini biar enggak terjadi korslet dari peralatan elektronik kita seperti televisi, audio set, setrika dll
3. Kompor...Pastikan benar-benar mati dan cabut regulator dari tabung gasnya.
4. Nah ini yang paling penting!!! Yaitu jangan sampai kita lupa untuk memeriksa apa Rumah/kos kita udah dikunci belum pintunya??
5. Kalau sudah yakin sudah mengunci seluruh pintu rumah, jangan segan-segan menitip rumah kepada tetangga/saudara/keamanan komplek/orang yang kita percaya untuk menetap di rumah kita selama mudik.
6. Biar maling ketipu, taruh sandal-sandal di depan pintu rumah, seakan banyak orang di rumah.
7. Bilang sama agen majalah/koran jangan kirim selama mudik.
8. Nah yang tak kalah penting, titip barang berharga sama saudara atau orang dekat, seperti perhiasan dan surat-surat penting.
selain tips di atas Suwardji juga menghimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan sejak dini, terutama khususnya menjelang sahur dan pada waktu shalat tarawih di masjid.
"pada umumnya setiap mendekati jam sahur itu masih terdapat aktifitas masyarakat sehingga ketika kewaspadaan itu tidak di tingkatkan maka nantinya akan mengundang niat pelaku kejahatan untuk menjalankan aksinya."jelasnya.
selain itu himbauan juga ketika meninggalkan rumah saat pergi shalat tarawih, tingginya kebutuhan ekonomi jelang lebaran mengakibatkan orang akan nekat berbuat apa saja demi mendapatkan rezeki yang lebih apalagi menjelang hari lebaran yang hanya tinggal sepekan lagi.
"ketika meninggalkan rumah saat shalat tarawih juga hendaknya dititipkan ke tetangga atau di kunci dengan rapat-rapat serta kalau dapat berikan kunci duble agar menyulitkan para pelaku kejahatan untuk menjalankan aksinya."tutur Suwardji.
Selain hal tersebut Pinta Suwardji, perlujuga diperhatikan kendaraan yang kita gunakan saat di parkir hendaknya lebih meningkatkan pengamanan dengan memberikan kunci ganda agar para pelaku kejahatan tidak mudah untuk menjalankan aksinya.
sementara dari data kepolisian menjelang lebaran tahun ini belum terjadi peningkatan terhadap pelaku kejahatan namun terlepas dari pada itu kewaspadaan tetap selalu di galakkan agar tidak menjadi korban oleh pelaku kejahatan yang selalu menjadikan tergetnya khusus kaum wanita.(egy)
Polres Tambah Posko Pelayanan Mudik
>> 4 Titik Posko di Dumai
DUMAI (VOKAL) – Untuk mengantisipasi bahaya kejahatan saat mudik pihak Polisi Resort (Polres) Dumai menambah satu titik lokasi posko pelayanan pemudik dari yang sebelumnya sudah di tetapkan tiga titik untuk penertiban mudik dan untuk sebagai pos pelayanan pengaduan dan kesehatan bagi para pemudik.
Keempat titik yang telah ditentukan tersebut terletak di Terminal AKAP kota Dumai jalan Putri Tujuh, Pelabuhan Dumai, dan di dalam kota yakni Depan Ramayana kota Dumai dan di tambah satu titik di Kecamatan Medang Kampai tepatnya di depan gerbang mapolsek medangkampai.
“Kita akan fungsikan Pos Pelayanan tersebut nantinya H – 7 dan H + 7 di hari lebaran, guna menyambut dan membimbing para pemudik yang nantinya akan melakukan perjalanan jauh.”kata Kapolresta Dumai AKBP Rudi Abdi kasenda melalui Kasubag Humas Polres Dumai AKP Suwadji AK saat di konfirmasi Vokal di ruangannya selasa (16/8).
Pos tersebut rencananya akan di fungsikan juga sebagai beberapa kepentingan mudik seperti cek kesehatan, laporan tindak kriminal, dan pelayanan, yang bisa nantinya di nikmati oleh para pemudik baik yang datang maupun pemudik yang ingin meninggalkan kota Dumai.
”Kita juga menghimbau kepada para pemudik untuk selalu mewaspadai titik jalur mudik yang rawan akan bahaya dan tindak criminal yang kerap terjadi saat mudik menjelang ramadhan.”jelasnya.
Selain itu kata Suwarji, diharapkan kepada pemudik agar selalu waspada ketika perjalanan mudik lebaran dan ekstra hati-hati ketika meninggalkan rumah saat mudik dan di perjalanan.
“kita menghimbau kepada para pemudik untuk selalu waspada ketika melakukan perjalanan mudik lebaran, hendaknya di lihat perlengkapan dan kesiapan kendaraan apakah dalam keadaan layak pakai atau tidak, dan selalu waspada akan titik lebaran yang sangat berpotensi terhadap kecelakaan.”kata Suwardji.
selain waspada jelang Mudik Suwardji juga menghimbau agar warga masyarakat selalu mewanti-wanti akan tindak kriminal di saat menjelang sahur dan ketika rumah di tinggal pergi untuk shalat tarawih, karana di saat seperti itu melebarkan kesempatan para penjahat untuk melangsungkan aksinya.
“selain memerhatikan keperluan mudik para pemudik hendaknya juga jangan lupa memastikan rumah yang di tinggalkan dalam keadaan selamat dari potensi kebakaran dan dalam keadaan terkunci rapat, serta kalau perlu laporkan ke pengamanan setempat untuk selalu melihat dan memastikan rumah yang kita tinggal dalam keadaan selamat.(egy)
DUMAI (VOKAL) – Untuk mengantisipasi bahaya kejahatan saat mudik pihak Polisi Resort (Polres) Dumai menambah satu titik lokasi posko pelayanan pemudik dari yang sebelumnya sudah di tetapkan tiga titik untuk penertiban mudik dan untuk sebagai pos pelayanan pengaduan dan kesehatan bagi para pemudik.
Keempat titik yang telah ditentukan tersebut terletak di Terminal AKAP kota Dumai jalan Putri Tujuh, Pelabuhan Dumai, dan di dalam kota yakni Depan Ramayana kota Dumai dan di tambah satu titik di Kecamatan Medang Kampai tepatnya di depan gerbang mapolsek medangkampai.
“Kita akan fungsikan Pos Pelayanan tersebut nantinya H – 7 dan H + 7 di hari lebaran, guna menyambut dan membimbing para pemudik yang nantinya akan melakukan perjalanan jauh.”kata Kapolresta Dumai AKBP Rudi Abdi kasenda melalui Kasubag Humas Polres Dumai AKP Suwadji AK saat di konfirmasi Vokal di ruangannya selasa (16/8).
Pos tersebut rencananya akan di fungsikan juga sebagai beberapa kepentingan mudik seperti cek kesehatan, laporan tindak kriminal, dan pelayanan, yang bisa nantinya di nikmati oleh para pemudik baik yang datang maupun pemudik yang ingin meninggalkan kota Dumai.
”Kita juga menghimbau kepada para pemudik untuk selalu mewaspadai titik jalur mudik yang rawan akan bahaya dan tindak criminal yang kerap terjadi saat mudik menjelang ramadhan.”jelasnya.
Selain itu kata Suwarji, diharapkan kepada pemudik agar selalu waspada ketika perjalanan mudik lebaran dan ekstra hati-hati ketika meninggalkan rumah saat mudik dan di perjalanan.
“kita menghimbau kepada para pemudik untuk selalu waspada ketika melakukan perjalanan mudik lebaran, hendaknya di lihat perlengkapan dan kesiapan kendaraan apakah dalam keadaan layak pakai atau tidak, dan selalu waspada akan titik lebaran yang sangat berpotensi terhadap kecelakaan.”kata Suwardji.
selain waspada jelang Mudik Suwardji juga menghimbau agar warga masyarakat selalu mewanti-wanti akan tindak kriminal di saat menjelang sahur dan ketika rumah di tinggal pergi untuk shalat tarawih, karana di saat seperti itu melebarkan kesempatan para penjahat untuk melangsungkan aksinya.
“selain memerhatikan keperluan mudik para pemudik hendaknya juga jangan lupa memastikan rumah yang di tinggalkan dalam keadaan selamat dari potensi kebakaran dan dalam keadaan terkunci rapat, serta kalau perlu laporkan ke pengamanan setempat untuk selalu melihat dan memastikan rumah yang kita tinggal dalam keadaan selamat.(egy)
Tempat Hiburan Kangkangi Himbauan Walikota
>> Sejumlah Tempat Hiburan Membandel
DUMAI (VOKAL) – "Dari hasil investigasi petugas dilapangan, masih ditemukan beberapa tempat hiburan malam yang masih buka meski Pemkot sudah memberikan himbauan kepada pelaku usaha tempat hiburan malam untuk menutup tempat usaha mereka selama ramadhan." kata Amril, Kepala Satuan Polisi pamong Praja kota Dumai, kepada Vokal rabu (17/8).
Sebelumnya, kepala daerah kota Dumai, H Khirul Anwar, menghimbau kepada pelaku usaha tempat hiburan malam untuk tidak membuka tempat usaha mereka di bulan ramadhan ini, karena dapat mengganggu aktifitas ummat islam dalam beribadah.
”kita himbau Semua tempat hiburan malam ditutup total seperti, klub malam, diskotik, live musik, karaoke, warem dan cafe, biliar, mandi uap, permainan ketangkasan eletronik atau manual. Selain itu juga, bar dan PSK baik di tempat umum maupun ditempat khusus, serta panti pijat.”kata walikota Dumai saat rapat koordinasi kepada intansi terkait saat jelang ramadhan kemarin.
Amril mengatakan, penyebab masih beroperasinya tempat hiburan malam dikarenakan Himbauann yang di berikan Pemkot dan sudah dikangkangi oleh pengusaha sejumlah tempat hiburan malam di wilayah kota Dumai saat ini.
"Saya setiap malamnya mengerahkan personil untuk melakukan pengawasan ke sejumlah tempat hiburan dan sebagian mereka berdalih bahwa tempat mereka hanya tempat hiburan untuk keluarga dan bukan tempat hiburan yang memfasilitasi kegiatan terlarang.”katanya..
Selain tempat hiburan malam, sejumlah rumah makan dan warung kopi pun tampak masih tetap beroperasi. Bahkan, himbauan untuk membuka pintunya lebar-lebar juga tidak di indahkan oleh pelaku usaha tersebut.
"Tidak hanya tempat hiburan malam, tetapi rumah makan dan warung kopi pun tetap beroperasi bahkan tidak mengikuti aturannya, masih banyak yang membandel" jelasnya.
Mengatasi hal tersebut, Satpol PP Kota Dumai akan terus melakukan himbauan terhadap mereka dan setiap harinya anggota Satpol PP di kerahkan ke sejumlah lokasi untuk melakukan himbauan dan pemeriksaan.(egy)
DUMAI (VOKAL) – "Dari hasil investigasi petugas dilapangan, masih ditemukan beberapa tempat hiburan malam yang masih buka meski Pemkot sudah memberikan himbauan kepada pelaku usaha tempat hiburan malam untuk menutup tempat usaha mereka selama ramadhan." kata Amril, Kepala Satuan Polisi pamong Praja kota Dumai, kepada Vokal rabu (17/8).
Sebelumnya, kepala daerah kota Dumai, H Khirul Anwar, menghimbau kepada pelaku usaha tempat hiburan malam untuk tidak membuka tempat usaha mereka di bulan ramadhan ini, karena dapat mengganggu aktifitas ummat islam dalam beribadah.
”kita himbau Semua tempat hiburan malam ditutup total seperti, klub malam, diskotik, live musik, karaoke, warem dan cafe, biliar, mandi uap, permainan ketangkasan eletronik atau manual. Selain itu juga, bar dan PSK baik di tempat umum maupun ditempat khusus, serta panti pijat.”kata walikota Dumai saat rapat koordinasi kepada intansi terkait saat jelang ramadhan kemarin.
Amril mengatakan, penyebab masih beroperasinya tempat hiburan malam dikarenakan Himbauann yang di berikan Pemkot dan sudah dikangkangi oleh pengusaha sejumlah tempat hiburan malam di wilayah kota Dumai saat ini.
"Saya setiap malamnya mengerahkan personil untuk melakukan pengawasan ke sejumlah tempat hiburan dan sebagian mereka berdalih bahwa tempat mereka hanya tempat hiburan untuk keluarga dan bukan tempat hiburan yang memfasilitasi kegiatan terlarang.”katanya..
Selain tempat hiburan malam, sejumlah rumah makan dan warung kopi pun tampak masih tetap beroperasi. Bahkan, himbauan untuk membuka pintunya lebar-lebar juga tidak di indahkan oleh pelaku usaha tersebut.
"Tidak hanya tempat hiburan malam, tetapi rumah makan dan warung kopi pun tetap beroperasi bahkan tidak mengikuti aturannya, masih banyak yang membandel" jelasnya.
Mengatasi hal tersebut, Satpol PP Kota Dumai akan terus melakukan himbauan terhadap mereka dan setiap harinya anggota Satpol PP di kerahkan ke sejumlah lokasi untuk melakukan himbauan dan pemeriksaan.(egy)
Wako dan Aparat Keamanan Ziarah Makam Pahlawan
>> Renungan Suci Memperingati Jasa Pahlawan
DUMAI (VOKAL) - Komandan Satuan Radar 232 TNI AU Dumai Mayor Lek Emiel Syarif memimpin upacara malam Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan,Damai Sentosa selasa (16/8) malam. Acara berlangsung khidmat.
Pantauan Vokal gelaran dilangsungkan dalam suasana penuh khidmat dalam temaram cahaya di sekitar kawasan TMP Damai Sentosa. Acara berlangsung tepat pukul 00.00 WIB, Rabu (17/8). Hanya nyala obor yang menerangi kawasan upacara tempat acara berlangsung.
Hadir dalam kesempatan itu, Walikota Dumai H Khirul Anwar, beserta wakil walikota Dr Agus Widayat, Aparat kepolisian, Aparat Angkatan Udara, Legislatif dan Eksekutif dan Satuan Polisi pamong Praja kota Dumai, serta seluruh kepala instansi pemerintahan di wilayah kota Dumai.
Semua lampu di Taman Makam Pahlawan dipadamkan. Hanya tersisa dua buah nyala obor di depan tugu besar di pelataran halaman TMP Kalibata. Ratusan tamu undangan terlihat mengikuti acara dengan khidmat.
Selaku inspektur upacara, Komandan Satuan Radar 232 TNI AU Dumai Mayor Lek Emil Syarif menyampaikan rasa hormat dan belasungkawa kepada arwah para pahlawan yang telah berpulang.
"Kami yang hadir hari ini, Rabu 17 Agustus 2011 menyatakan rasa hormat kepada para arwah pahlawan," ujar Komandan Satuan Radar 232 TNI AU Dumai Mayor Lek Emil Syarif usai memimpin upacara kepada Vokal.
Saat ini, terdapat puluhan pahlawan yang di makamkan di lokasi TMP Damai Sentosa tersebut.
"Begitu pun pahlawan yang tidak di kenal di daratan, lautan, pulau, lembah, ngarai, lereng, lereng dan dasar lautan. Kami menghormati saudara semuanya. Kami berjanji bahwa perjungan yang saudara adalah perjuangan kami juga," hormat Komandan Satuan Radar 232 TNI AU Dumai Mayor Lek Emil Syarif.
Acara yang dihadiri unsur TNI-Polri serta tamu undangan ditutup tepat pukul 00.30 WIB dengan lagu kehormatan bagi para arwah para pejuang.(egy)
DUMAI (VOKAL) - Komandan Satuan Radar 232 TNI AU Dumai Mayor Lek Emiel Syarif memimpin upacara malam Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan,Damai Sentosa selasa (16/8) malam. Acara berlangsung khidmat.
Pantauan Vokal gelaran dilangsungkan dalam suasana penuh khidmat dalam temaram cahaya di sekitar kawasan TMP Damai Sentosa. Acara berlangsung tepat pukul 00.00 WIB, Rabu (17/8). Hanya nyala obor yang menerangi kawasan upacara tempat acara berlangsung.
Hadir dalam kesempatan itu, Walikota Dumai H Khirul Anwar, beserta wakil walikota Dr Agus Widayat, Aparat kepolisian, Aparat Angkatan Udara, Legislatif dan Eksekutif dan Satuan Polisi pamong Praja kota Dumai, serta seluruh kepala instansi pemerintahan di wilayah kota Dumai.
Semua lampu di Taman Makam Pahlawan dipadamkan. Hanya tersisa dua buah nyala obor di depan tugu besar di pelataran halaman TMP Kalibata. Ratusan tamu undangan terlihat mengikuti acara dengan khidmat.
Selaku inspektur upacara, Komandan Satuan Radar 232 TNI AU Dumai Mayor Lek Emil Syarif menyampaikan rasa hormat dan belasungkawa kepada arwah para pahlawan yang telah berpulang.
"Kami yang hadir hari ini, Rabu 17 Agustus 2011 menyatakan rasa hormat kepada para arwah pahlawan," ujar Komandan Satuan Radar 232 TNI AU Dumai Mayor Lek Emil Syarif usai memimpin upacara kepada Vokal.
Saat ini, terdapat puluhan pahlawan yang di makamkan di lokasi TMP Damai Sentosa tersebut.
"Begitu pun pahlawan yang tidak di kenal di daratan, lautan, pulau, lembah, ngarai, lereng, lereng dan dasar lautan. Kami menghormati saudara semuanya. Kami berjanji bahwa perjungan yang saudara adalah perjuangan kami juga," hormat Komandan Satuan Radar 232 TNI AU Dumai Mayor Lek Emil Syarif.
Acara yang dihadiri unsur TNI-Polri serta tamu undangan ditutup tepat pukul 00.30 WIB dengan lagu kehormatan bagi para arwah para pejuang.(egy)
Zul Ahad Minta Maaf Kepada Buruh
DUMAI (VOKAL) - Ketua Komite Reformasi Masyarakat Dumai (KRMD) dan
juga sebagai Ketua DPD Partai Golkar H Zulkifli Ahad, dengan
ikhlas di bulan Ramadan menyampaikan permohonan maaf kepada para
buruh bongkar di Pelabuhan Sungai Dumai, karena merasa terganggu
dengan statmen yang ada dimedia beberapa waktu lalu.
"Pada hakekatnya saya juga tidak ingin para buruh kehi
langan pekerjaan di bulan Ramadan dan beberapa pekan lagi memasu
ki Idul Fitri 1432 H, dimana kebutuhan hidup yang diperlukan
cukup besar. Saya ingin Kota Dumai senantiasa kondusif dan ma
syarakatnya mudah mendapatkan pekerjaan dan nafkah untuk keluar
ga,"kata Zul Ahad ketika menghubungi Wartawan melalui telepon
selulernya, Rabu (17/8).
Kalau memang apa yang dilakukan itu, mengganggu para
buruh dia meminta maaf lahir dan batin, karena tidak ada niat
sedikitpun menyinggung para buruh. Karena sebagai warga Dumai,
dia juga tidak ingin melihat angka pengangguran semakin tinggi.
Oleh karena itu, dengan permintaan maaf ini, Zul Ahad mengharap
kan para buruh dapat bekerja maksimal untuk menghidupi keluarga.
"Saya juga tidak ingin Dumai tidak kondusif. Karena menurutn
ya aman merupakan harga mati, oleh sebab itu mesti dapat diperta
hankan,"tegas politisi Partai Golkar ini.
Ditempat terpisah, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu
Arminsar didampingi Husni Husein Ketua Bidang Organisasi, Abdul
Haris Kepala Sekretariat, dan Kasaroni Sinaga SH Bidang Hukum dan
HAM, serta C Harianto dalam jumpa pers di Kantor Golkar mengung
kapkan demo yang dilakukan buruh ke Golkar dinilai salah sasaran.
Karena dalam pemberitaan itu, tidak pernah melibatkan Partai
Golkar melainkan KRMD.
Namun demikian, untuk menciptakan Dumai tetap kondusif
selamanya mereka siap memfasilitasi pertemuan antara pihak pengu
saha, buruh, dan KRMD menyelesaikan persoalan itu. Golkar merupa
kan Partai taat hukum dan siap memperjuangkan kepentingan orang
banyak.
Humas KRMD Harianto menambahkan, pada intinya KRMD sangat
setuju barang-barang impor itu masuk ke Dumai, karena bisa mem
perkerjakan ribuan buruh bongkar untuk menghidupi keluarganya.
Hanya saja, dia meminta petugas meningkatkan pengawasan agar
Dumai tetap kondusif.(egy)
Walikota - DPRD Punya Kewajiban Sama
>> Kesuksesan Wako Harus Dengan Kerja Sama DPRD
DUMAI (VOKAL) – Sesuai Dengan Undang – Undang nomor 34 tahun 2003 menyebutkan bahwa sesungguhnya pemerintah daerah itu adalah Kepala Daerah dan DPRD kota Dumai.
Atas dasar UUD tersebut Kabag Pembangunan Afifudinsyah, Menuturkan keberatannya jika pihak legislatif memberikan rapor merah kepada kepala daerah ( Walikota Dumai) H Khirul Anwar, terkait kinerjanya yang masih belum layak untuk dinilai menurutnya.
“walikota baru bisa melaksanakan segala janji serta rencana kerja nya setelah APBD di sahkan dan terhitung sejak itu baru bisa di lakukan penilaian tapi kalau sekarang itu belum tepat untuk para dewan melakukan penilaian.”kata Afifudinsyah, Kabag Pembangunan kota Dumai, kepada Vokal rabu (17/8).
Afifudin berpendapat jika dewan menilai kinerja wako yang belum menunjukkan kontribusi yang nyata akan pembangunan kota Dumai pertengahan tahun 2011 ini, maka dengan penilaian itu juga secara tidak langsung dewan juga telah menilai kinerja nya sendiri juga buruk.
“kalau mereka pihak dewan menilai demikian maka berarti mereka pihak legislatif juga dapat dinilai buruk kinerja mereka untuk setahun kedepan juga belum ada kontribusi yang mereka lakukan sebagai pemimpin daerah ini .”katanya.
Menurutnya sesuai dalam Rencana Kerja Tahunan (RKT) dari situ akan terbukti kinerja wako yang belum terealisasi dan akan segera rampung dalam akhir tahun 2011 ini jadi untuk menilai kinerja wako hendaknya di hitung dari masa pengesahan Anggaran pendapatan dan belanja Daerah (APBD) yang di sahkan sejak maret lalu.
Mengenai penyerapan anggaran kata Afifudinsyah, saat ini sudah masuk tahap pelelangan proyek dan dalam waktu dekat akan segera terealisasi akn kinerja wako tersebut.
“seluruh proyek yang di anggarkan saat ini sudah di lelang dan dalam waktu dekat akan masuk tahap pengerjaan dan setelah itu masyarakat dapat merasakan APBD yang sudah di anggarkan 40 persen untuk eksekutif dan 6o persen untuk masyarakat.”jelasnya.
Selain itu kata Afifudinsyah, jika kita memberikan rapor sekarang itu terlalu cepat sementara setengah tahun dari bulan agustus 2010 lalu hingga masuk 2011 ini walikota hanya menyambung kinerja atau Pekerjaan Rumah (PR) yang di tinggalkan oleh walikota sebelumnya sehingga kinerja dan perencanaan belian menjadi terkendala.
“jika memang ingin menilai tunggu nanti di bulan januari 2012 nanti baru bisa memberikan pandangan akan setahun kinerja wako Dumai saat ini.”tuturnya.
Ditambahkan Afifudin, dirinya menilai jika Dewan menilai kinerja wako saat ini maka secara tidak langsung pihak dewan juga sudah menilai kinerjanya sendiri.
“Jika ada pihak legislative yang tersinggung, saya selaku kabag pembangunan mohon maaf, karena saya berbicara dengan dasar UUD yang berlaku dan jika penilaian tersebut dilakukan pada desember mendatang maka saya juga sangat setuju tentang baik buruknya kinerja wako.”jelasnya.
Dewan selalu mempermasalahkan masalah penyerapan anggaran, sementara kita ditunjuk sebagai alokasi tempat terselenggarakannya harnus itu setelah APBD di sahkan baru kita tau sehingga kita tidak dapat mengalikasikan dana untuk hal itu, dan untuk APBD-P kali ini kita masukkan anggaran untuk penyelenggaraan harnus tersebut sebesar 6,4 milyar.
“Saya selaku kabag pembangunan sangat mengerti akan apa yang akan di bangun kepala daerah dan apa yang sudah di rencanakan kedepan, untuk saat ini laporan pengusulan anggaran untuk kebutuhan harnus tersebut sudah kita masukkan ke APBD-P sehingga hal itu dapat di masukkan dalam APBD-P mendatang.”jelasnya.
Jika memang tetap ingin memberikan penilaian maka nanti di bulan desember sama-sama dinilai dan melihat apa yang sudah di lakukan kepala daerah tersebut.(egy)
BRI Usulkan Dana Sosial 50 Juta
>> Sudah di Setujui Pusat 38 Juta
DUMAI (VOKAL) – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang kota Dumai mengatakan pihaknya telah mengusulkan dana Sosial guna membantu masyarakat yang kurang mampu sebesar 50 juta.
Kepala Pimpinan Cabang bri Kota Dumai Edy Prawaskito kepada Vokal khamis (18/8) ketika di konfirmasi melalui Assisten Meneger Bisnis Mikro Hambali, mengatakan,pihak BRI telah mengusulkan dana bantuan social di bulan ini sebanyak 50 juta dan telah di setujui sebesar 38 juta untuk nantinya akan di salurkan kepada kaum Duafa (yang tidak mampu).
”Dana tersebut nantinya akan di peruntukkan untuk bantuan pengobatan sunnatan missal, bantuan sembako, dan bantuan alat-alat tulis untuk masyarakat yang kurang mampu.”katanya.
Dia menjelaskan sembako ini cukup menarik dan sesuai dengan kebutuhan pokok masyarakat sebab terdiri atas beras, mie instan, gula, minyak goreng, dan lain-lain.
“Targetnya adalah kalangan masyarakat kurang mampu, dengan jumlah paket yang disediakan untuk masing-masing wilayah tersebut," tambah Hambali.
Menurut Hambali pemberian bantuan tersebut nantinya akan segera di lakukan pada tanggal 24 agustus mendatang dan langsung di berikan oleh Kepala cabang BRI kota DUmai Edy Prawaskito, nantinya yang akan memantau langsung penyerahan Sembako tersebut di lokasi.
“Terkait tanggung jawab sosial Bank BRI, ini merupakan rasa kepedulian akan BRI kepada masyarakat yang kurang mampu khususnya kaum Dhuafa dan sebagai penyaluran dana social yang sudah kita rencanakan sebelumnya.”jelasnya.
Pada hari penyerahan tersebut biasanya akan di gelar di halaman Kantor Cabang BRI kota Dumai jalan Sultan Syaraif Kasim, pada sore dimulai penyerahan santunan dan dilanjutkan dengan berbuka bersama nantinya.”tutur Hambali.(egy)
DUMAI (VOKAL) – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang kota Dumai mengatakan pihaknya telah mengusulkan dana Sosial guna membantu masyarakat yang kurang mampu sebesar 50 juta.
Kepala Pimpinan Cabang bri Kota Dumai Edy Prawaskito kepada Vokal khamis (18/8) ketika di konfirmasi melalui Assisten Meneger Bisnis Mikro Hambali, mengatakan,pihak BRI telah mengusulkan dana bantuan social di bulan ini sebanyak 50 juta dan telah di setujui sebesar 38 juta untuk nantinya akan di salurkan kepada kaum Duafa (yang tidak mampu).
”Dana tersebut nantinya akan di peruntukkan untuk bantuan pengobatan sunnatan missal, bantuan sembako, dan bantuan alat-alat tulis untuk masyarakat yang kurang mampu.”katanya.
Dia menjelaskan sembako ini cukup menarik dan sesuai dengan kebutuhan pokok masyarakat sebab terdiri atas beras, mie instan, gula, minyak goreng, dan lain-lain.
“Targetnya adalah kalangan masyarakat kurang mampu, dengan jumlah paket yang disediakan untuk masing-masing wilayah tersebut," tambah Hambali.
Menurut Hambali pemberian bantuan tersebut nantinya akan segera di lakukan pada tanggal 24 agustus mendatang dan langsung di berikan oleh Kepala cabang BRI kota DUmai Edy Prawaskito, nantinya yang akan memantau langsung penyerahan Sembako tersebut di lokasi.
“Terkait tanggung jawab sosial Bank BRI, ini merupakan rasa kepedulian akan BRI kepada masyarakat yang kurang mampu khususnya kaum Dhuafa dan sebagai penyaluran dana social yang sudah kita rencanakan sebelumnya.”jelasnya.
Pada hari penyerahan tersebut biasanya akan di gelar di halaman Kantor Cabang BRI kota Dumai jalan Sultan Syaraif Kasim, pada sore dimulai penyerahan santunan dan dilanjutkan dengan berbuka bersama nantinya.”tutur Hambali.(egy)
BRI Proyeksi Raup Laba Khusus Mikro Rp8 M
>> Targetkan Penyaluran Kredit 150 Persen
DUMAI (VOKAL) - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menargetkan hingga akhir tahun 2011 ini, laba Bank BRI khusus mikro bisa tumbuh 24 % dari perolehan pada tahun 2010 lalu sebanyak Rp6,4 Milyar, dan untuk 2011 ini tumbuh menjadi Rp8 Milyar.
"untuk proyeksi laba tahun 2011 ini mengalami peningkatan sebanyak 24 % khusus untuk mikro di banding tahun 2010 lalu sebanyak 6,4 Milyar, di tahun 2011 ini tumbuh menjadi Rp8 Milyar," kata Kepala Pimpinan Cabang bri Kota Dumai Edy Prawaskito kepada Vokal khamis (18/8) ketika di konfirmasi melalui Assisten Meneger Bisnis Mikro Hambali.
Sementara itu kata Hambali, untuk keseluruhan kantor Unit di 2011 ini menargetkan sebanyak 18 Milyar.
”Untuk pencapaian target tersebut kita mempunyai kiat khusus diantaranya, dengan mengusahakan pinjaman harus tumbuh sesuai dengan target dan kalau dapat bisa lebih dari pada yang di targetkan, selain itu juga BRI menyalurkan kredit yang kolektif, serta memobilitasi dana sesuai target.”kata Hambali.
Peningkatan juga terjadi pada Simpanan nasabah khususnya untuk rakyat kota Dumai, atau lebih tepatnya disebut dengan pihak ketiga, peningkatan tersebut tumbuh ditahun 2011 ini sebanyak 290 Milyar dan angka ini lebih besar pertumbuhannya kurang lebih 18 persen di banding tahun 2010 lalu..
”pencapaian target tersebut tidak lepas dari pada mekanisme dan peningkatan simpanan nasabah dan penarikan uang tunai melalui transaksi dengan ATM, yang tersebar, sehingga besar simpanan yang masuk dapat di putarkan yang mana diperuntukkan juga bagi masyarakat.”jelasnya.
Dana dari masyarakat tersebut berputar juga untuk masyarakat, dan untuk menghimpun dana dan menyalurkan kredit yang kembali nantinya diperuntukkan juga bagi masyarakat melalui penyaluran dana kredit terhadap pelaku usaha yang membutuhkan dana tambahan modal usaha, guna memperbesar keuntungan dan meningkatkan kwalitas usaha yang sudah dimiliki.
“melalui dana penyaluran kredit tersebut kita upayakan untuk memperoleh target sebesar 8 Milyar yang meningkat sebanyak 24 persen dari tahun sebelumnya, selain itu juga kita mengupayakan melalui simpanan pihak ke tiga dan memobilisasi dana sesuai target.”tuturnya.
Selain mencapai proyeksi laba akhirtahun tersebut BRI juga menyalurkan dana kredit dalam jumlah cukub besar, Sebagai bank yang berkonsentrasi dengan usaha mikro, Bank Rakyat Indonesia (BRI) menargetkan kenaikan peningkatan kredit untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) meningkat.
"Kami targetkan peningkatan kredit bagi UMKM tahun ini sampai 30 persen,"ujarnya
Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kota Dumai menargetkan penyaluran kredit pada 2011 akan mencapai kenaikan sebesar 150 persen.
"Target penyaluran kredit kita 150 persenlah khusus untuk 2011 ini," ungkap Hambali.
Dia juga menjanjikan bahwa kredit khusus UMKM yang disalurkan BRI langsung dapat dicairkan tanpa harus menunggu lama.
Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI hingga akhir Juli 2011 telah mencapai Rp284.638.168.367 Milyar, dengan jumlah debitur sebanyak 4453 orang. Dari jumlah tersebut, dan yang sudah terealisasi sebesar 4674 orang, sementara untuk perbandingan dari tahun 2010 lalu hingga kini mencapai 25 persen.
”untuk rincian perkembangan pinjaman untuk khusus mikro di tahun 2010 lalu sebanyak Rp 195.658.400.867 Milyar dan untuk perbandingan ditahun 2011 sampai bulan juli yang sudah terealisasi gabungan dari KUR (Kredit Usaha Rakyat ) dan Komersil sebanyak Rp 284.638.168.367 Milyar dari perbandingan tersebut terealisasi, dan untuk Debitur pada 2011 mencapai 4453 nasabah, dan dibanding di tahun lalu tepatnya 2010 terjadi peningkatan sebesar 25 %.”katanya.
Untuk 2011 ini kata Hambali, BRI mempunyai Target 24 Milyar untuk realisasi yaitu kenaikan sisa pinjaman (Out Standing)
“Sementara untuk KUR sendiri setiap nasabah hanya di kenakan pinjaman sebesar 1,025 % perbulan, dan untuk pinjaman lebih dari 50 juta akan dikenakan bunga pinjaman sebesar 1 persen perbulannya.”jelas hambali.
Dikatakan Hambali, Seperti diketahui, BRI memiliki layanan teras BRI untuk lebih mendekatkan pada nasabah mikronya, yaitu pedagang pasar. Sampai saat ini jumlah total Teras BRI kota Dumai mencapai 12 unit, dan ditargetkan akan mencapai 15 unit. Di tahun 2011, tiga diantaranya masih akan di realisasikan pada habis lebaran nanti sementara di tahun 2010 lalu BRI kota Dumai tidak mempunyai target untuk hal tersebut, .
“Untuk terget realisasi tersebut kita akan menambah dua teras di kecamatan Sei Sembilan dan satu unit untuk di Kecamatan Medang kampai tepatnya di Pelintung.”jelasnya.
Tujuan daripada dibangunnya penambahan teras dan unit BRI tersebut guna mempermudah akses masyarakat untuk melakukan transaksi kepada BRI khususnya untuk wilayah yang jauh dari pusat kota dan bagi perekonomian masyarakat yang sudah meningkat.
“rencana tersebut merupakan upaya kita dalam meningkatkan debitur dan mempermudah bagi nasabah untuk melakukan transaksi kepad BRI khususnya untuk wilayah yang harus menghabiskan banyak waktu yang terbuang yang jelas sangat jauh dari pusat kota .”kata Hambali.
Hambali menjelaskan, KUR dengan pola penjaminan ini merupakan wujud dari tindak lanjut pemerintah untuk menggerakkan sektor riil. KUR memberikan kemudahan akses yang lebih besar bagi para pelaku usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi, yang sudah feasible tetapi belum bankable.
“Untuk lompatan debitur nasabah tidak mengalami kenaikan yang dominan namun itu terjadi di kisaran 10-20 persen saja.”tuturnya.
Saat di tanya mengenai pendapat dan pandangan pentingnya nasabah terhadap KUR tersebut Hambali menjelaskan bahwa untuk KUR itu nasabah sangat tertolong dalam memperlancar usahanya jika memang ia mampu mempergunakan keuangan dengan baik dan benar sesuai dengan kebutuhan yang paling pokok.”jelas hambali.(egy)
BRI Tunjuk Nasabah Prioritas
Untuk memperkuat layanan nasabah kaya atau nasabah prioritas, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melakukan penetrasi khusus terhadap nasabah prioritas dengan pelayanan yang memuaskan.
Kepala Pimpinan Cabang bri Kota Dumai Edy Prawaskito kepada Vokal khamis (18/8) ketika di konfirmasi melalui Assisten Meneger Bisnis Mikro Hambali.
menjelaskan outlet layanan tersebut akan memberikan layanan kepada para nasabah terpilih khususnya di wilayah Dumai.
"BRI Prioritas di Dumai merupakan outlet BRI yang telah dimiliki oleh BRI. BRI Prioritas telah berdiri di kota – kota Besar lainnya, Bandung, Denpasar, Makassar, Surabaya, dan Balikpapan," ungkapnya.
Hambali menambahkan sentra layanan prioritas ini akan terus dilakoni BRI. Dan dia berharap BRI Prioritas dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi perkembangan perekonomian masyarakat di kota Dumai.
"untu tiap tahunnya untuk Nasabah prioritas tidak mempunyai target tertentu untuk BRI”jelasnya.
Hambali juga mengatakan, BRI Prioritas dibuat secara personalized sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan transaksi keuangan nasabah, tetapi juga dilengkapi dengan jasa konsultasi pengelolaan kekayaan nasabah (wealth management) secara optimal yang diberikan dalam suasana yang aman, nyaman dan eksklusif.
Dia menambahkan nasabah prioritas BRI akan mendapatkan Kartu BRI Prioritas sebagai kartu identitas nasabah BRI Prioritas, yang berfungsi sebagai kartu ATM dan kartu debit yang tergabung dalam jaringan International Premium Debit MasterCard, sehingga nasabah dapat menikmati penawaran program MasterCard Internasional serta tawaran program kelas dunia menarik lainnya.tutur Hambali.(egy)
DUMAI (VOKAL) - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menargetkan hingga akhir tahun 2011 ini, laba Bank BRI khusus mikro bisa tumbuh 24 % dari perolehan pada tahun 2010 lalu sebanyak Rp6,4 Milyar, dan untuk 2011 ini tumbuh menjadi Rp8 Milyar.
"untuk proyeksi laba tahun 2011 ini mengalami peningkatan sebanyak 24 % khusus untuk mikro di banding tahun 2010 lalu sebanyak 6,4 Milyar, di tahun 2011 ini tumbuh menjadi Rp8 Milyar," kata Kepala Pimpinan Cabang bri Kota Dumai Edy Prawaskito kepada Vokal khamis (18/8) ketika di konfirmasi melalui Assisten Meneger Bisnis Mikro Hambali.
Sementara itu kata Hambali, untuk keseluruhan kantor Unit di 2011 ini menargetkan sebanyak 18 Milyar.
”Untuk pencapaian target tersebut kita mempunyai kiat khusus diantaranya, dengan mengusahakan pinjaman harus tumbuh sesuai dengan target dan kalau dapat bisa lebih dari pada yang di targetkan, selain itu juga BRI menyalurkan kredit yang kolektif, serta memobilitasi dana sesuai target.”kata Hambali.
Peningkatan juga terjadi pada Simpanan nasabah khususnya untuk rakyat kota Dumai, atau lebih tepatnya disebut dengan pihak ketiga, peningkatan tersebut tumbuh ditahun 2011 ini sebanyak 290 Milyar dan angka ini lebih besar pertumbuhannya kurang lebih 18 persen di banding tahun 2010 lalu..
”pencapaian target tersebut tidak lepas dari pada mekanisme dan peningkatan simpanan nasabah dan penarikan uang tunai melalui transaksi dengan ATM, yang tersebar, sehingga besar simpanan yang masuk dapat di putarkan yang mana diperuntukkan juga bagi masyarakat.”jelasnya.
Dana dari masyarakat tersebut berputar juga untuk masyarakat, dan untuk menghimpun dana dan menyalurkan kredit yang kembali nantinya diperuntukkan juga bagi masyarakat melalui penyaluran dana kredit terhadap pelaku usaha yang membutuhkan dana tambahan modal usaha, guna memperbesar keuntungan dan meningkatkan kwalitas usaha yang sudah dimiliki.
“melalui dana penyaluran kredit tersebut kita upayakan untuk memperoleh target sebesar 8 Milyar yang meningkat sebanyak 24 persen dari tahun sebelumnya, selain itu juga kita mengupayakan melalui simpanan pihak ke tiga dan memobilisasi dana sesuai target.”tuturnya.
Selain mencapai proyeksi laba akhirtahun tersebut BRI juga menyalurkan dana kredit dalam jumlah cukub besar, Sebagai bank yang berkonsentrasi dengan usaha mikro, Bank Rakyat Indonesia (BRI) menargetkan kenaikan peningkatan kredit untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) meningkat.
"Kami targetkan peningkatan kredit bagi UMKM tahun ini sampai 30 persen,"ujarnya
Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kota Dumai menargetkan penyaluran kredit pada 2011 akan mencapai kenaikan sebesar 150 persen.
"Target penyaluran kredit kita 150 persenlah khusus untuk 2011 ini," ungkap Hambali.
Dia juga menjanjikan bahwa kredit khusus UMKM yang disalurkan BRI langsung dapat dicairkan tanpa harus menunggu lama.
Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI hingga akhir Juli 2011 telah mencapai Rp284.638.168.367 Milyar, dengan jumlah debitur sebanyak 4453 orang. Dari jumlah tersebut, dan yang sudah terealisasi sebesar 4674 orang, sementara untuk perbandingan dari tahun 2010 lalu hingga kini mencapai 25 persen.
”untuk rincian perkembangan pinjaman untuk khusus mikro di tahun 2010 lalu sebanyak Rp 195.658.400.867 Milyar dan untuk perbandingan ditahun 2011 sampai bulan juli yang sudah terealisasi gabungan dari KUR (Kredit Usaha Rakyat ) dan Komersil sebanyak Rp 284.638.168.367 Milyar dari perbandingan tersebut terealisasi, dan untuk Debitur pada 2011 mencapai 4453 nasabah, dan dibanding di tahun lalu tepatnya 2010 terjadi peningkatan sebesar 25 %.”katanya.
Untuk 2011 ini kata Hambali, BRI mempunyai Target 24 Milyar untuk realisasi yaitu kenaikan sisa pinjaman (Out Standing)
“Sementara untuk KUR sendiri setiap nasabah hanya di kenakan pinjaman sebesar 1,025 % perbulan, dan untuk pinjaman lebih dari 50 juta akan dikenakan bunga pinjaman sebesar 1 persen perbulannya.”jelas hambali.
Dikatakan Hambali, Seperti diketahui, BRI memiliki layanan teras BRI untuk lebih mendekatkan pada nasabah mikronya, yaitu pedagang pasar. Sampai saat ini jumlah total Teras BRI kota Dumai mencapai 12 unit, dan ditargetkan akan mencapai 15 unit. Di tahun 2011, tiga diantaranya masih akan di realisasikan pada habis lebaran nanti sementara di tahun 2010 lalu BRI kota Dumai tidak mempunyai target untuk hal tersebut, .
“Untuk terget realisasi tersebut kita akan menambah dua teras di kecamatan Sei Sembilan dan satu unit untuk di Kecamatan Medang kampai tepatnya di Pelintung.”jelasnya.
Tujuan daripada dibangunnya penambahan teras dan unit BRI tersebut guna mempermudah akses masyarakat untuk melakukan transaksi kepada BRI khususnya untuk wilayah yang jauh dari pusat kota dan bagi perekonomian masyarakat yang sudah meningkat.
“rencana tersebut merupakan upaya kita dalam meningkatkan debitur dan mempermudah bagi nasabah untuk melakukan transaksi kepad BRI khususnya untuk wilayah yang harus menghabiskan banyak waktu yang terbuang yang jelas sangat jauh dari pusat kota .”kata Hambali.
Hambali menjelaskan, KUR dengan pola penjaminan ini merupakan wujud dari tindak lanjut pemerintah untuk menggerakkan sektor riil. KUR memberikan kemudahan akses yang lebih besar bagi para pelaku usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi, yang sudah feasible tetapi belum bankable.
“Untuk lompatan debitur nasabah tidak mengalami kenaikan yang dominan namun itu terjadi di kisaran 10-20 persen saja.”tuturnya.
Saat di tanya mengenai pendapat dan pandangan pentingnya nasabah terhadap KUR tersebut Hambali menjelaskan bahwa untuk KUR itu nasabah sangat tertolong dalam memperlancar usahanya jika memang ia mampu mempergunakan keuangan dengan baik dan benar sesuai dengan kebutuhan yang paling pokok.”jelas hambali.(egy)
BRI Tunjuk Nasabah Prioritas
Untuk memperkuat layanan nasabah kaya atau nasabah prioritas, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melakukan penetrasi khusus terhadap nasabah prioritas dengan pelayanan yang memuaskan.
Kepala Pimpinan Cabang bri Kota Dumai Edy Prawaskito kepada Vokal khamis (18/8) ketika di konfirmasi melalui Assisten Meneger Bisnis Mikro Hambali.
menjelaskan outlet layanan tersebut akan memberikan layanan kepada para nasabah terpilih khususnya di wilayah Dumai.
"BRI Prioritas di Dumai merupakan outlet BRI yang telah dimiliki oleh BRI. BRI Prioritas telah berdiri di kota – kota Besar lainnya, Bandung, Denpasar, Makassar, Surabaya, dan Balikpapan," ungkapnya.
Hambali menambahkan sentra layanan prioritas ini akan terus dilakoni BRI. Dan dia berharap BRI Prioritas dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi perkembangan perekonomian masyarakat di kota Dumai.
"untu tiap tahunnya untuk Nasabah prioritas tidak mempunyai target tertentu untuk BRI”jelasnya.
Hambali juga mengatakan, BRI Prioritas dibuat secara personalized sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan transaksi keuangan nasabah, tetapi juga dilengkapi dengan jasa konsultasi pengelolaan kekayaan nasabah (wealth management) secara optimal yang diberikan dalam suasana yang aman, nyaman dan eksklusif.
Dia menambahkan nasabah prioritas BRI akan mendapatkan Kartu BRI Prioritas sebagai kartu identitas nasabah BRI Prioritas, yang berfungsi sebagai kartu ATM dan kartu debit yang tergabung dalam jaringan International Premium Debit MasterCard, sehingga nasabah dapat menikmati penawaran program MasterCard Internasional serta tawaran program kelas dunia menarik lainnya.tutur Hambali.(egy)
Sabtu, 06 Agustus 2011
Jelang Lebaran, Volume Distribusi Barang Naik 30 Persen
DUMAI (VOKAL) - Dinas Perindustrian dan perdagangan kota Dumai memperkirakan volume distribusi barang menjelang bulan puasa dan Lebaran akan meningkat hingga 30 persen dibanding kondisi normal.
Namun sayang, infrastruktur jalan pelayanan penyeberangan masih buruk, tidak bisa mengimbangi kenaikan volume distribusi barang. Akibatnya, lonjakan harga juga tidak bisa dihindari.
"Kenaikan harga barang saat ini terjadi di tingkat ritel, utamanya di daerah Dumai. Dan Khusus pada bulan Juli dan hari-hari berikutnya mendekati Lebaran," kata Djamalus, Kepala Disperindag kota Dumai kepada Vokal minggu (7/8).
Kondisi itu, lanjutnya, diperparah oleh adanya kelangkaan BBM di berbagai daerah. Akibatnya, jumlah rit (angkutan) pengiriman barang juga menurun, seperti pemasukan barang ke wilayah Dumai menjadi terhambat dan tidak sesuai dengan waktu yang di tetapkan.
”Belum lagi tarif pengiriman barang yang ikut meningkat seiring dengan masa puasa dan Lebaran. Akibatnya, distribusi barang sering terlambat.”katanya.
Akibat lainnya, lanjut Djamalus, harga bahan pokok di sejumlah daerah ikut terkerek naik. Apabila dibiarkan sampai menjelang Lebaran, maka naiknya harga bahan pokok dan produk industri semakin tidak terkendali.
Oleh karena itu, Djamalus akan segera mengambil sikap untuk menjaga kelancaran distribusi barang. Sekaligus berani bersikap tegas dalam mengambil kebijakan terkait BBM.
"Lambannya penyesuaian harga terhadap harga internasional dan pembatasan BBM ini mengakibatkan ekonomi biaya tinggi di semua lini ekonomi," ujarnya.(egy)
Namun sayang, infrastruktur jalan pelayanan penyeberangan masih buruk, tidak bisa mengimbangi kenaikan volume distribusi barang. Akibatnya, lonjakan harga juga tidak bisa dihindari.
"Kenaikan harga barang saat ini terjadi di tingkat ritel, utamanya di daerah Dumai. Dan Khusus pada bulan Juli dan hari-hari berikutnya mendekati Lebaran," kata Djamalus, Kepala Disperindag kota Dumai kepada Vokal minggu (7/8).
Kondisi itu, lanjutnya, diperparah oleh adanya kelangkaan BBM di berbagai daerah. Akibatnya, jumlah rit (angkutan) pengiriman barang juga menurun, seperti pemasukan barang ke wilayah Dumai menjadi terhambat dan tidak sesuai dengan waktu yang di tetapkan.
”Belum lagi tarif pengiriman barang yang ikut meningkat seiring dengan masa puasa dan Lebaran. Akibatnya, distribusi barang sering terlambat.”katanya.
Akibat lainnya, lanjut Djamalus, harga bahan pokok di sejumlah daerah ikut terkerek naik. Apabila dibiarkan sampai menjelang Lebaran, maka naiknya harga bahan pokok dan produk industri semakin tidak terkendali.
Oleh karena itu, Djamalus akan segera mengambil sikap untuk menjaga kelancaran distribusi barang. Sekaligus berani bersikap tegas dalam mengambil kebijakan terkait BBM.
"Lambannya penyesuaian harga terhadap harga internasional dan pembatasan BBM ini mengakibatkan ekonomi biaya tinggi di semua lini ekonomi," ujarnya.(egy)
Minggu Pertama Puasa, Arus Lintasan Mudik Lancar
>> Terminal AKAP juga Belum Terjadi Peningkatan Aktifitas
DUMAI (VOKAL) - Arus lalu lintas di kawasan Jalan Lintas Dumai Pekanbaru, Dumai Sei Pakning, Dumai – Bagan Batu, yang di setiap akhir pekan biasanya padat, pada minggu (7/8) ini amat lancar. Untuk menghormati bulan suci Ramadhan, sebagian besar rumah makan di kawasan itu baru buka pada sore hari, menjelang saat berbuka puasa.
Kendaraan dari arah Dumai ke beberapa kawasan di luar kota masih terlihat belum terjadi peningkatan, menurut Warga di pinggir jalan yang bermukim di pinggiran jalan lintas tersebut.
“biasanya juga kayak gini arus lalulintas di sini mas…, tapi biasanya hanya macet karena kerusakan jalan dan itu tidak berlangsung lama paling hanya beberapa menit saja.”kata Samsul, salah seorang yang bermukin di pinggiran jalan lintas Dumai-Duri kepada Vokal Minggu (7/8).
Pantauan Vokal di beberapa Jalan Lintas, terjadi Antrian panjang yang hampir selalu terjadi di setiap Jelang lebaran naum seminggu berjalan Ramadhan ini belum terjadi peningkatan kendaraan arus mudik yang melintas di jalan lintas Dumai.
Sedikit antrian memang terjadi di daerah langganan macet, yaitu Jalan Lintas Dumai- Duri, Namun, dalam antrian ini kendaraan tetap dapat berjalan merambat pelan dan lama antrian tidak sampai 10 menit.
Selain itu potensi kecelakaan di jalan lintas Dumai sedikit lebih besar, menurut warga kerap terjadi kecelakaan ketika pengendara menghindar dari jalan berlubang lalu tanpa di sengaja menyenggol kendaraan lain.
Di bulan Ramadhan ini, hampir semua warung dan rumah makan di kawasan Puncak juga tutup dan baru buka menjelang saat berbuka puasa. Hal ini antara lain terlihat di rumah makan Pondok Bambu, baru bukan pada pukul 16.30. Namun, supermarket di daerah itu masih tetap buka.
Puasa juga membuat sejumlah kawasan wisata di berbagai wilayah di kota Dumai, seperti Danau Bunga Tujuh, Pemandian Taman Ceria, Pemandian Simanalagi, dan Pelabuhan TPI, juga tampak lebih sepi jika dibandingkan hari biasa.
Selain tempat wisata kondisi terminal AKAP Dumai juga belum menunjukkan peningkatan aktifitas pengguna jasa angkutan untuk keluar kota maupun pendatang dari luar kota.
Kepala Terminal AKAP Dumai, Ramlan Siregar, kepada Vokal minggu (7/8) mengatakan,”sampai saat ini kondisi Terminal masih normal dan jelang lebaran ini belum terjadi peningkatan aktifitas pengguna jasa angkutan, “katanya.
Menurut Ramlan, lebaran ini di prediksi tidak jauh berbeda di banding tahun sebelumnya peningkatan itu terjadi ketika H-7 sebelum lebaran dan kembali pada H+7 juga kembali terjadi peningkatan aktifitas pengguna jasa angkutan umum, dan peningkatan tersebut di perkirakan hanya 25 % di banding hari biasanya seperti itu juga untuk tahun 2010 lalu.
“untuk mengantisipasi terjadi lonjakan penumpang nantinya kita minta pada para pengusaha jasa angkutan untuk mempersiapkan stok tambahan unit kendaraan bus pengangkut penumpang untuk mudik, dan sebanyak 2 dan 3 bus akan kita siagakan untuk mengatasi lonjakan penumpang nantinya.”jalas Ramlan.(egy)
DUMAI (VOKAL) - Arus lalu lintas di kawasan Jalan Lintas Dumai Pekanbaru, Dumai Sei Pakning, Dumai – Bagan Batu, yang di setiap akhir pekan biasanya padat, pada minggu (7/8) ini amat lancar. Untuk menghormati bulan suci Ramadhan, sebagian besar rumah makan di kawasan itu baru buka pada sore hari, menjelang saat berbuka puasa.
Kendaraan dari arah Dumai ke beberapa kawasan di luar kota masih terlihat belum terjadi peningkatan, menurut Warga di pinggir jalan yang bermukim di pinggiran jalan lintas tersebut.
“biasanya juga kayak gini arus lalulintas di sini mas…, tapi biasanya hanya macet karena kerusakan jalan dan itu tidak berlangsung lama paling hanya beberapa menit saja.”kata Samsul, salah seorang yang bermukin di pinggiran jalan lintas Dumai-Duri kepada Vokal Minggu (7/8).
Pantauan Vokal di beberapa Jalan Lintas, terjadi Antrian panjang yang hampir selalu terjadi di setiap Jelang lebaran naum seminggu berjalan Ramadhan ini belum terjadi peningkatan kendaraan arus mudik yang melintas di jalan lintas Dumai.
Sedikit antrian memang terjadi di daerah langganan macet, yaitu Jalan Lintas Dumai- Duri, Namun, dalam antrian ini kendaraan tetap dapat berjalan merambat pelan dan lama antrian tidak sampai 10 menit.
Selain itu potensi kecelakaan di jalan lintas Dumai sedikit lebih besar, menurut warga kerap terjadi kecelakaan ketika pengendara menghindar dari jalan berlubang lalu tanpa di sengaja menyenggol kendaraan lain.
Di bulan Ramadhan ini, hampir semua warung dan rumah makan di kawasan Puncak juga tutup dan baru buka menjelang saat berbuka puasa. Hal ini antara lain terlihat di rumah makan Pondok Bambu, baru bukan pada pukul 16.30. Namun, supermarket di daerah itu masih tetap buka.
Puasa juga membuat sejumlah kawasan wisata di berbagai wilayah di kota Dumai, seperti Danau Bunga Tujuh, Pemandian Taman Ceria, Pemandian Simanalagi, dan Pelabuhan TPI, juga tampak lebih sepi jika dibandingkan hari biasa.
Selain tempat wisata kondisi terminal AKAP Dumai juga belum menunjukkan peningkatan aktifitas pengguna jasa angkutan untuk keluar kota maupun pendatang dari luar kota.
Kepala Terminal AKAP Dumai, Ramlan Siregar, kepada Vokal minggu (7/8) mengatakan,”sampai saat ini kondisi Terminal masih normal dan jelang lebaran ini belum terjadi peningkatan aktifitas pengguna jasa angkutan, “katanya.
Menurut Ramlan, lebaran ini di prediksi tidak jauh berbeda di banding tahun sebelumnya peningkatan itu terjadi ketika H-7 sebelum lebaran dan kembali pada H+7 juga kembali terjadi peningkatan aktifitas pengguna jasa angkutan umum, dan peningkatan tersebut di perkirakan hanya 25 % di banding hari biasanya seperti itu juga untuk tahun 2010 lalu.
“untuk mengantisipasi terjadi lonjakan penumpang nantinya kita minta pada para pengusaha jasa angkutan untuk mempersiapkan stok tambahan unit kendaraan bus pengangkut penumpang untuk mudik, dan sebanyak 2 dan 3 bus akan kita siagakan untuk mengatasi lonjakan penumpang nantinya.”jalas Ramlan.(egy)
Awas! Modus Penipuan, Tinggalkan Dokumen di Pinggir Jalan
>> Amplop Berisikan Tiga Surat Penting Beredar
DUMAI (VOKAL) - Penipu memang tidak kehilangan akal dalam menjalankan aksinya. Setelah penipuan dengan modus menang undian produk tercium oleh aparat kepolisian beberapa waktu lalu, sekarang penipuan menggunakan sebuah dokumen yang ditinggal di pinggir jalan sedang marak di Dumai.
“Saya barusan ditemui oleh dua orang pejalan kaki, yang mengaku telah mendapat sebuah dokumen berharga di pinggir Jalan Sudirman,” Ujar Kasyanto salah seorang pemuda ketika bertemu Vokal di Polresta Dumai.
Kasyanto menambahkan, dokumen tersebut berupa amplop persegi panjang dan tertulis di bawahnya dokumen penting lengkap dengan nomor register. Di dalam amplop tersebut ada tiga buah surat. Pertama sebuah sertifikat tanah yang berkop Badan Pertanahan Nasional, kedua sebuah Izin Usaha Perdagangan (SIUP) berkop Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan terakhir sebuah cek Bank BCA sebesar Rp 2.700.000.000. “Isi dalam amplop tersebut dua-duanya sama,” tambah Kasyanto.
Dari tiga buah surat tersebut Humas Polres Dumai AKP Suwardji AK, Mengakui bahwa surat tersebut seakan terlihat seperti Asli dan tanpa ada sedikitpun kecurigaan akan kepalsuannya, seperti surat Badan Pertanahan Nasional (BPN) dari Kantor Pertanahan Kabupaten Manokrawi, dengan surat keterangan No: 573/ 0357/ BPN/ 2010, dalam BPN tersebut terlampir sebidang tanah seluas 47.987 M persegi, yang terletak di jalan Pasir, Kelurahan Wosi, Distrik Manokwari, Kabupaten Manokwari, Provinsi Irian Jaya Barat.
Tanah tersebut terlampir atas nama Ir. Chandra Kirana (47) dengan no KTP 903575.007789.3157, pekerjaan Wiraswasta alamat Jalan Raya Tandean no: 788 cc Denpasar Barat, serta di akhir tertanda beserta Cap Kepala Kantor Pertanahan kabupaten Manokwari, Sukanto Jakatiyasa, SH, NIP 750 004 340.
Surat kedua yaitu surat Pemerintah Kabupaten Bandung Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Besar. Dikeluarkan dengan nomor : 357/ 27-08/ PK/ X/ 2011, didalam surat tersebut terlampir nama perusahaan, PT EXPRESS ARTA BALI, yang beralamat Jalan Beraban No: 59 ss.
Serta terlampir juga nama pemilik perusahaan Ir. Bambang Edi Sucipto. Yang beralamat Jl. Raya Tandean No: 788 cc Denpasar Barat, dilampirkan juga nomor telfone: (0361)711850267 dan HP: 081284777797, adapun terdapat nilai kekayaan perusahaan sebesar Rp. 27.000.000.000-, dengan kegiatan usaha Perdagangan barang dan jasa, dengan kelembagaan Distributor, Exportir, Importir, beserta kelembagaan KLUI:947, dengan disempurnakan oleh contoh barang dan jasa utama: Alat Konstruksi, Alat Tekhnik, Mekanikal, Elektrikal, Telekomunikasi, Rumah, Gedung, dan Jasa Pengelolaan Gedung.
Terakhir terdapat satu buah cek berwarna kuning yang di keluarkan oleh Bank BCA Central Asia KCP. Bandung Denpasar- Bali, terulis pada tanggal 15-12-2011 tertulis juga uang tunai sejumlah Dua Milyar Tujuh Ratus Juta Rupiah, # 2.700.000.000 # atas nama Ir. Bambang Edi Sucipto serta tanda tangan di atas cap dan nama perusahaan PT. EXPRESS ATRA BALI.
Dalam modusnya kali ini, berdasarkan penuturan salah seorang korban kepada Kasyanto, didasari oleh rasa kemanusian ingin mengembalikan kepada pemiliknya, si penemu menghubungi nomor telepon yang tercantum di bagian depan dokumen tersebut. Setelah itu, orang yang dihubungi tadi akan mengucapkan terima kasih dan akan mengirimkan uang sejumlah Rp 20 juta sebagai balas budi. Lalu si penipu pun akan menanyakan nomor rekening.
“Terima kasih nanti saya akan kirim uang sebesar Rp 20 juta atas upaya bapak menemukan surat berharga kami. Tolong kirim nomor rekening Anda, nanti kami transfer uangnya,” ujar Kasyanto menirukan aksi si penipu.
Nantinya si penipu tadi akan meminta si penemu agar memberikan nomor rekeningnya melalui ATM. Lalu si penipu tadi akan mengajak mengobrol dan secara tidak terasa akan meminta kepada si penemu agar membayar biaya dari transfer tersebut.
Sementara ini, menurut penelusuran Vokal di lapangan sudah mendapatkan sebanyak tiga amplop dari para pejalan kaki di wilayah sekitar kota Dumai. Semua isinya sama. Semua amlop berisikan surat milik tanah berkop Badan Pertanahan Nasional, SIUP DKI, dan sebuah cek senilai Rp 2.700.000.000.
Oleh Karna modus penipuan yang kian marak jelang lebaran ini Kasubag Humas Polres Dumai AKP Suwardji AK, menghimbau kepada masyarakat yang mengalami hal yang sama agar tidak mudah percaya jika menemukan sesuatu yang sangat menggiurkan tersebut.
“Jika masyarakat menemukan akan modus penipuan yang sejenis dan dalam bentuk apapun di harapkan segera melaporkan ke polres Dumai agar segera bisa di tindak lenjuti oleh Tim penyidik polres.”ujar Suwardji kepada Vokal minggu (7/8).
Menurut Suwarj, menjelang lebaran seperti saat ini memang kian banyak bentuk dan jenis penipuan guna mendapatkan keuntungan yang besar, dan selain itu khususnya jelang lebaran ini sangat marak seperti tahun sebelumnya trik kejahatan seperti hipnotis di tempat keramaian dan tempat dimana banyak berpotensi menyimpan uang, seperti terminal, bank, dan tempat perbelanjaan.(egy)
DUMAI (VOKAL) - Penipu memang tidak kehilangan akal dalam menjalankan aksinya. Setelah penipuan dengan modus menang undian produk tercium oleh aparat kepolisian beberapa waktu lalu, sekarang penipuan menggunakan sebuah dokumen yang ditinggal di pinggir jalan sedang marak di Dumai.
“Saya barusan ditemui oleh dua orang pejalan kaki, yang mengaku telah mendapat sebuah dokumen berharga di pinggir Jalan Sudirman,” Ujar Kasyanto salah seorang pemuda ketika bertemu Vokal di Polresta Dumai.
Kasyanto menambahkan, dokumen tersebut berupa amplop persegi panjang dan tertulis di bawahnya dokumen penting lengkap dengan nomor register. Di dalam amplop tersebut ada tiga buah surat. Pertama sebuah sertifikat tanah yang berkop Badan Pertanahan Nasional, kedua sebuah Izin Usaha Perdagangan (SIUP) berkop Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan terakhir sebuah cek Bank BCA sebesar Rp 2.700.000.000. “Isi dalam amplop tersebut dua-duanya sama,” tambah Kasyanto.
Dari tiga buah surat tersebut Humas Polres Dumai AKP Suwardji AK, Mengakui bahwa surat tersebut seakan terlihat seperti Asli dan tanpa ada sedikitpun kecurigaan akan kepalsuannya, seperti surat Badan Pertanahan Nasional (BPN) dari Kantor Pertanahan Kabupaten Manokrawi, dengan surat keterangan No: 573/ 0357/ BPN/ 2010, dalam BPN tersebut terlampir sebidang tanah seluas 47.987 M persegi, yang terletak di jalan Pasir, Kelurahan Wosi, Distrik Manokwari, Kabupaten Manokwari, Provinsi Irian Jaya Barat.
Tanah tersebut terlampir atas nama Ir. Chandra Kirana (47) dengan no KTP 903575.007789.3157, pekerjaan Wiraswasta alamat Jalan Raya Tandean no: 788 cc Denpasar Barat, serta di akhir tertanda beserta Cap Kepala Kantor Pertanahan kabupaten Manokwari, Sukanto Jakatiyasa, SH, NIP 750 004 340.
Surat kedua yaitu surat Pemerintah Kabupaten Bandung Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Besar. Dikeluarkan dengan nomor : 357/ 27-08/ PK/ X/ 2011, didalam surat tersebut terlampir nama perusahaan, PT EXPRESS ARTA BALI, yang beralamat Jalan Beraban No: 59 ss.
Serta terlampir juga nama pemilik perusahaan Ir. Bambang Edi Sucipto. Yang beralamat Jl. Raya Tandean No: 788 cc Denpasar Barat, dilampirkan juga nomor telfone: (0361)711850267 dan HP: 081284777797, adapun terdapat nilai kekayaan perusahaan sebesar Rp. 27.000.000.000-, dengan kegiatan usaha Perdagangan barang dan jasa, dengan kelembagaan Distributor, Exportir, Importir, beserta kelembagaan KLUI:947, dengan disempurnakan oleh contoh barang dan jasa utama: Alat Konstruksi, Alat Tekhnik, Mekanikal, Elektrikal, Telekomunikasi, Rumah, Gedung, dan Jasa Pengelolaan Gedung.
Terakhir terdapat satu buah cek berwarna kuning yang di keluarkan oleh Bank BCA Central Asia KCP. Bandung Denpasar- Bali, terulis pada tanggal 15-12-2011 tertulis juga uang tunai sejumlah Dua Milyar Tujuh Ratus Juta Rupiah, # 2.700.000.000 # atas nama Ir. Bambang Edi Sucipto serta tanda tangan di atas cap dan nama perusahaan PT. EXPRESS ATRA BALI.
Dalam modusnya kali ini, berdasarkan penuturan salah seorang korban kepada Kasyanto, didasari oleh rasa kemanusian ingin mengembalikan kepada pemiliknya, si penemu menghubungi nomor telepon yang tercantum di bagian depan dokumen tersebut. Setelah itu, orang yang dihubungi tadi akan mengucapkan terima kasih dan akan mengirimkan uang sejumlah Rp 20 juta sebagai balas budi. Lalu si penipu pun akan menanyakan nomor rekening.
“Terima kasih nanti saya akan kirim uang sebesar Rp 20 juta atas upaya bapak menemukan surat berharga kami. Tolong kirim nomor rekening Anda, nanti kami transfer uangnya,” ujar Kasyanto menirukan aksi si penipu.
Nantinya si penipu tadi akan meminta si penemu agar memberikan nomor rekeningnya melalui ATM. Lalu si penipu tadi akan mengajak mengobrol dan secara tidak terasa akan meminta kepada si penemu agar membayar biaya dari transfer tersebut.
Sementara ini, menurut penelusuran Vokal di lapangan sudah mendapatkan sebanyak tiga amplop dari para pejalan kaki di wilayah sekitar kota Dumai. Semua isinya sama. Semua amlop berisikan surat milik tanah berkop Badan Pertanahan Nasional, SIUP DKI, dan sebuah cek senilai Rp 2.700.000.000.
Oleh Karna modus penipuan yang kian marak jelang lebaran ini Kasubag Humas Polres Dumai AKP Suwardji AK, menghimbau kepada masyarakat yang mengalami hal yang sama agar tidak mudah percaya jika menemukan sesuatu yang sangat menggiurkan tersebut.
“Jika masyarakat menemukan akan modus penipuan yang sejenis dan dalam bentuk apapun di harapkan segera melaporkan ke polres Dumai agar segera bisa di tindak lenjuti oleh Tim penyidik polres.”ujar Suwardji kepada Vokal minggu (7/8).
Menurut Suwarj, menjelang lebaran seperti saat ini memang kian banyak bentuk dan jenis penipuan guna mendapatkan keuntungan yang besar, dan selain itu khususnya jelang lebaran ini sangat marak seperti tahun sebelumnya trik kejahatan seperti hipnotis di tempat keramaian dan tempat dimana banyak berpotensi menyimpan uang, seperti terminal, bank, dan tempat perbelanjaan.(egy)
Selasa, 02 Agustus 2011
SPBU Putri Tujuh Tambah Pasokan BBM 50 %
>>Memenuhi Kebutuhan Lonjakan Konsumen
DUMAI (VOKAL) – SPBU Putri Tujuh kota Dumai jalang ramadhan berencana akan menambah pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk konsumen jelang lebaran Idil Fitri 1432 Hijriyah, yang di prediksi akan menambah pasokan premium sedikitnya 10 % sampai dengan 15 % untuk mencukupi kebutuhan yang akan melonjak dari hari biasanya.
Pihak pengelola SPBU Putri Tujuh mengatakan bahwa berapapun yang di minta oleh pihak SPBU untuk pasokan kepada Pertamina Maka kebutuhan mereka akan di penuhi dan tidak ada batasan untuk penyediaan SPBU Putri Tujuh.
“Selama ini kami memakai system Deposit jadi berapapun yang kami minta maka akan terpenuhi, jadi untuk menjelang lebaran mendatang untuk persediaan BBM di pastikan aman, jika terjadi lonjakan permintaan konsumen nantinya.”kata Kepala Pengelola SPBU Putri Tujuh Ari Cahyadi, saat di konfirmasi Vokal selasa (2/8).
Biasanya ,kata Ari, untuk kebutuhan ramadhan dan Idul Fitri permintaan konsumen khususnya BBM Jenis Premium akan terus merangkak naik, dibanding tahun sebelumnya 2010 ke tahun 2011 akan meningkat, 10 % hingga 15 %.
“Khususnya di tahun 2010 dan 2011 ini di hari biasanya penjualan untuk premium berkisar kurang lebih 43 Kilo Liter (KL) atau sama dengan 43.000 Liter/ Hari, untuk 2010 dan di tahun 2011 ini mecapai hingga 47 KL, atau sama dengan 47.000 Liter /Hari, dari kenaikan permintaan konsumen tersebut di prediksi hingga 15 %.”katanya.
Selain itu, kata Ari, untuk H - 5 sampai dengan H + 5 jelang lebaran nantinya, peningkatan permintaan premium untuk SPBU Putri Tujuh mencapai 50 % yang mana biasanya di tahun lalu untuk perharinya kita habiskan 16 KL atau sama dengan 16.000 Liter untuk lebaran tahun lalu meningkat 50 % sehingga bisa mencapai 32 KL atau sama dengan 32.000 Liter.
Lain halnya dengan pasokan untuk Pertamax, setiap 15 hari sekali bisa terjadi kenaikan atau penurunan yang jelas di per 15 harinya terjadi perubahan harga untuk Pertamax, saat ini harga pertamax perliternya Rp. 9950 Rupiah.
“Sementara untuk harga solar dan premium masih standart rata-rata Rp. 45.00 per Liternya, dan untuk kenaiakn BBM jenis Premium biasanya terjadi pada awal tahun sesuai instruksi dari pemeritah nantinya.”tutur Ari.
Namun fenomena yang terjadi pada pemasaran BBM, keunikan terjadi pada pasokan Solar untuk hari lebaran, biasanya untuk kebutuhan solar justru terjun bebas hal tersebut dikarnakan kurangnya aktifitas kendaraan yang memakai Solar di H-5 hingga H+5 labaran biasanya.
Ari mengatakan” untuk peningkatan konsumen saat ini masih rata-rata dan belum terjadi kenaikan konsumen sehingga kita masih melaksanakan kegiatan secara normal dan untuk pasokan juga masih kita minta seperti hari biasanya.”jelas Ari,(egy)
DUMAI (VOKAL) – SPBU Putri Tujuh kota Dumai jalang ramadhan berencana akan menambah pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk konsumen jelang lebaran Idil Fitri 1432 Hijriyah, yang di prediksi akan menambah pasokan premium sedikitnya 10 % sampai dengan 15 % untuk mencukupi kebutuhan yang akan melonjak dari hari biasanya.
Pihak pengelola SPBU Putri Tujuh mengatakan bahwa berapapun yang di minta oleh pihak SPBU untuk pasokan kepada Pertamina Maka kebutuhan mereka akan di penuhi dan tidak ada batasan untuk penyediaan SPBU Putri Tujuh.
“Selama ini kami memakai system Deposit jadi berapapun yang kami minta maka akan terpenuhi, jadi untuk menjelang lebaran mendatang untuk persediaan BBM di pastikan aman, jika terjadi lonjakan permintaan konsumen nantinya.”kata Kepala Pengelola SPBU Putri Tujuh Ari Cahyadi, saat di konfirmasi Vokal selasa (2/8).
Biasanya ,kata Ari, untuk kebutuhan ramadhan dan Idul Fitri permintaan konsumen khususnya BBM Jenis Premium akan terus merangkak naik, dibanding tahun sebelumnya 2010 ke tahun 2011 akan meningkat, 10 % hingga 15 %.
“Khususnya di tahun 2010 dan 2011 ini di hari biasanya penjualan untuk premium berkisar kurang lebih 43 Kilo Liter (KL) atau sama dengan 43.000 Liter/ Hari, untuk 2010 dan di tahun 2011 ini mecapai hingga 47 KL, atau sama dengan 47.000 Liter /Hari, dari kenaikan permintaan konsumen tersebut di prediksi hingga 15 %.”katanya.
Selain itu, kata Ari, untuk H - 5 sampai dengan H + 5 jelang lebaran nantinya, peningkatan permintaan premium untuk SPBU Putri Tujuh mencapai 50 % yang mana biasanya di tahun lalu untuk perharinya kita habiskan 16 KL atau sama dengan 16.000 Liter untuk lebaran tahun lalu meningkat 50 % sehingga bisa mencapai 32 KL atau sama dengan 32.000 Liter.
Lain halnya dengan pasokan untuk Pertamax, setiap 15 hari sekali bisa terjadi kenaikan atau penurunan yang jelas di per 15 harinya terjadi perubahan harga untuk Pertamax, saat ini harga pertamax perliternya Rp. 9950 Rupiah.
“Sementara untuk harga solar dan premium masih standart rata-rata Rp. 45.00 per Liternya, dan untuk kenaiakn BBM jenis Premium biasanya terjadi pada awal tahun sesuai instruksi dari pemeritah nantinya.”tutur Ari.
Namun fenomena yang terjadi pada pemasaran BBM, keunikan terjadi pada pasokan Solar untuk hari lebaran, biasanya untuk kebutuhan solar justru terjun bebas hal tersebut dikarnakan kurangnya aktifitas kendaraan yang memakai Solar di H-5 hingga H+5 labaran biasanya.
Ari mengatakan” untuk peningkatan konsumen saat ini masih rata-rata dan belum terjadi kenaikan konsumen sehingga kita masih melaksanakan kegiatan secara normal dan untuk pasokan juga masih kita minta seperti hari biasanya.”jelas Ari,(egy)
BMKG Deteksi 204 Titik Api di Riau
>> Kabut Asap Buat Kwalitas Udara di Dumai Memburuk
>> Ribuan Masyarakat Dumai Terancam Terkena Ispa
DUMAI (VOKAL) – Kusus untuk Riau saat ini selasa (2/8) Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) Pekanbaru, mendeteksi sebanyak 204 titik api di Riau, dan akibat nya selasa ini hampir seluruh wilayah Riau di selimuti kabut Asap.
Kesemua titik api yang berjumlah 204 tersebut hampir tersebar di seluruh kabupaten/kota di Riau meliputi Kabupaten Rokan Hilir sebanyak 49 titik api, Siak 32, Bengkalis 29, Pelalawan 24 dan Rokan Hulu serta Indragiri Hulu masing-masing 17 titik api.
Kusus untuk wilayah Kota Dumai terdapat sebanyak 15 titik api, Kabupeten Kampar 12 dan Indragiri Hilir enam serta Kabupaten Kuantansinginsi terdeteksi ada tiga titik api.
"Sementara untuk dua wilayah lainnya yakni Kabupaten Kepulauan Meranti dan Pekanbaru tidak terdeteksi kemunculan titik api, namun tetap akan terkena dampak kabut asap sisa dari kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah lainnya,"kata Analis Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) Riau di Pekanbaru, Marzuki, saat dihubungi via telepon, Selasa (2/8).
Ironisnya untuk kawasan Sumatra BMKG menguraikan saat ini di Sumatera terdapat sedikitnya 267 titik api atau "hot spot" dengan produksi asap yang dipastikan jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya.
"Kita prediksi, produksi asap terbesar itu berada di Provinsi Riau mengingat kemunculan titik api terbanyak berada di sini dengan jumlah yang mencapai 204 titik atau sekitar 70 persen dari total 'hot spot' di Sumatera
Produksi asap Riau tersebut menurut Marzuki juga mengakibatkan sebagian besar wilayah di sana khususnya yang terdapat titik api akan terselimuti kabut asap tebal dengan prediksi sisa jarak pandang maksimal 1.000 meter.
”sisa titik api lainnya di Sumatera atau sekitar 62 hot spot terdeteksi oleh satelit cuaca "National Oceanic and Atmospheric Administration" (NOAA) 18 berada di Provinsi Lampung sebanyak empat, kemudian Aceh dan Bengkulu masing-masing lima, Sumatera Selatan tujuh, Sumatera Barat sembilan dan Sumatera Utara 16 serta Jambi sebanyak 17 "hot spot".terangnya.
Menurut Marzuki, jumlah titik api yang terdeteksi satelit pada Senin (1/8) ini jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya Minggu 31/7 kemarin yang hanya kurang dari 30 titik api di Sumatera, sementara untuk Riau ada sekitar 12 titik.
Jauh meningkatnya titik api di Sumatra khususnya Riau ini katanya disebabkan maraknya kebakaran dan pembakaran hutan dan lahan sehingga menyulut besarnya kemunculan asap yang saat ini terbukti telah menyelimuti sebagian besar wilayah Riau termasuk Kota Dumai dan Pekanbaru.
"Kita mengimbau masyarakat untuk menghentikan aktivitas bakar membakarnya, sebaiknya juga dilintas sektoral dilakukan pengawasan sebelum titik api terus bertambah dan meningkatkan jumlah produksi asap Sumatera terutama untuk Riau,”pintanya.
Sementara akibat dari sekian banyak titik api tersebut yang terdeteksi kwalitas udara di Dumai saat ini semakin memburuk, menurut laporan hasil pendeteksian ISPU terdapat 164 polutan standar indeks (PSI), yang mana artinya udara di Dumai sangat tidak baik untuk di konsumsi.
“menurut laporan dari ISPU PT Chevron, pada selasa (2/8) sekitar pukul 7.00 WIB pagi terdeteksi 164 Polutan Standart Indeks kwalitas udara yang berarti memburuk.”kata Kepala Dinas Kesehatan Marjoko Santoso, kepada Vokal selasa (2/8).
Selain itu bahayanya kabut asap yang menimpa wilayah Dumai saat ini bercampur partikel debu putih yang sangat berpotensi menyebabkan penyakit ISPA, oleh karena itu ribuan masyarakat kota Dumai berpotensi terserang penyakit ISPA.
“kita menghimbau agar warga mengurangi aktifitas di luar rumah jika tidak penting, dan jika memang penting hendaknya memakai masker.”himbau Marjoko Santoso.(egy)
>> Ribuan Masyarakat Dumai Terancam Terkena Ispa
DUMAI (VOKAL) – Kusus untuk Riau saat ini selasa (2/8) Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) Pekanbaru, mendeteksi sebanyak 204 titik api di Riau, dan akibat nya selasa ini hampir seluruh wilayah Riau di selimuti kabut Asap.
Kesemua titik api yang berjumlah 204 tersebut hampir tersebar di seluruh kabupaten/kota di Riau meliputi Kabupaten Rokan Hilir sebanyak 49 titik api, Siak 32, Bengkalis 29, Pelalawan 24 dan Rokan Hulu serta Indragiri Hulu masing-masing 17 titik api.
Kusus untuk wilayah Kota Dumai terdapat sebanyak 15 titik api, Kabupeten Kampar 12 dan Indragiri Hilir enam serta Kabupaten Kuantansinginsi terdeteksi ada tiga titik api.
"Sementara untuk dua wilayah lainnya yakni Kabupaten Kepulauan Meranti dan Pekanbaru tidak terdeteksi kemunculan titik api, namun tetap akan terkena dampak kabut asap sisa dari kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah lainnya,"kata Analis Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) Riau di Pekanbaru, Marzuki, saat dihubungi via telepon, Selasa (2/8).
Ironisnya untuk kawasan Sumatra BMKG menguraikan saat ini di Sumatera terdapat sedikitnya 267 titik api atau "hot spot" dengan produksi asap yang dipastikan jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya.
"Kita prediksi, produksi asap terbesar itu berada di Provinsi Riau mengingat kemunculan titik api terbanyak berada di sini dengan jumlah yang mencapai 204 titik atau sekitar 70 persen dari total 'hot spot' di Sumatera
Produksi asap Riau tersebut menurut Marzuki juga mengakibatkan sebagian besar wilayah di sana khususnya yang terdapat titik api akan terselimuti kabut asap tebal dengan prediksi sisa jarak pandang maksimal 1.000 meter.
”sisa titik api lainnya di Sumatera atau sekitar 62 hot spot terdeteksi oleh satelit cuaca "National Oceanic and Atmospheric Administration" (NOAA) 18 berada di Provinsi Lampung sebanyak empat, kemudian Aceh dan Bengkulu masing-masing lima, Sumatera Selatan tujuh, Sumatera Barat sembilan dan Sumatera Utara 16 serta Jambi sebanyak 17 "hot spot".terangnya.
Menurut Marzuki, jumlah titik api yang terdeteksi satelit pada Senin (1/8) ini jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya Minggu 31/7 kemarin yang hanya kurang dari 30 titik api di Sumatera, sementara untuk Riau ada sekitar 12 titik.
Jauh meningkatnya titik api di Sumatra khususnya Riau ini katanya disebabkan maraknya kebakaran dan pembakaran hutan dan lahan sehingga menyulut besarnya kemunculan asap yang saat ini terbukti telah menyelimuti sebagian besar wilayah Riau termasuk Kota Dumai dan Pekanbaru.
"Kita mengimbau masyarakat untuk menghentikan aktivitas bakar membakarnya, sebaiknya juga dilintas sektoral dilakukan pengawasan sebelum titik api terus bertambah dan meningkatkan jumlah produksi asap Sumatera terutama untuk Riau,”pintanya.
Sementara akibat dari sekian banyak titik api tersebut yang terdeteksi kwalitas udara di Dumai saat ini semakin memburuk, menurut laporan hasil pendeteksian ISPU terdapat 164 polutan standar indeks (PSI), yang mana artinya udara di Dumai sangat tidak baik untuk di konsumsi.
“menurut laporan dari ISPU PT Chevron, pada selasa (2/8) sekitar pukul 7.00 WIB pagi terdeteksi 164 Polutan Standart Indeks kwalitas udara yang berarti memburuk.”kata Kepala Dinas Kesehatan Marjoko Santoso, kepada Vokal selasa (2/8).
Selain itu bahayanya kabut asap yang menimpa wilayah Dumai saat ini bercampur partikel debu putih yang sangat berpotensi menyebabkan penyakit ISPA, oleh karena itu ribuan masyarakat kota Dumai berpotensi terserang penyakit ISPA.
“kita menghimbau agar warga mengurangi aktifitas di luar rumah jika tidak penting, dan jika memang penting hendaknya memakai masker.”himbau Marjoko Santoso.(egy)
Ketua DPC KARATE - KER KSPSI Minta Kepastian Hukum
>> Terkait Rakernas SPSI di Casurua
DUMAI (VOKAL) – Rapat Kerja Nasional (rakernas) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) di Casurua juli 24-27 kemarin berhasil menghasilkan beberapa rekomendasi, salah satunya adalah pelaksanaan kongres yang rencananya di percepatpada februari 2012 mendatang.
Ketua DPC KARATE-KER KSPSI kota Dumai, Fitra Defli menuturkan,”saat ini kongres di percepat hal itu untuk makin menyolidkan posisi organisasi, karena saat ini kepemimpinan di jalankan oleh seorang pejabat sementara ketua Umum yaitu Prof Dr Martians Tambing, sedangkan ketua defenitif yang di pegang Yacub Nuwawea sejak tahun 2008-2013 mendatang mengalami sakit.”katanya.
Namun dalam hal itu ,kata Fitra, hendaknya ada kepada Organisasi di daerah kepastian payung hukum guna memperjelas status hukum organisasi KSPSI, yang ada di Indonesia .
“Agar tidak nantinya terjadi gesekan dan keributan yang berpotensi akan menimbulkan korban berikutnya seperti yang te;lah terjadi di beberapa wilayah di Provinsi Riau beberapa waktu lalu.”ujarnya.
Menurut usulan pelaksanaan 17=19 Februari 2012 mendatang DPP yang memutuskan bagaimana keputusan seluruh kebupaten – kota se indonesia .
“Selain kongres di percepat hal lainnya yang di bahas adalah mendorong supaya DPP SPSI memperjelas status hukum pihak lain yang mengatas namakan SPSI, di tengah-tengah masyarakat, “tutur Fitra Defli.
Rakernas menurut Fitra, di hadiri seluruh DPD se Indonesia sebanyak 33 dari Riau, dan beserta mereka adalah 12 DPC SPSI dan 12 DPC Serikat Pekerja Transport.(egy)
DUMAI (VOKAL) – Rapat Kerja Nasional (rakernas) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) di Casurua juli 24-27 kemarin berhasil menghasilkan beberapa rekomendasi, salah satunya adalah pelaksanaan kongres yang rencananya di percepatpada februari 2012 mendatang.
Ketua DPC KARATE-KER KSPSI kota Dumai, Fitra Defli menuturkan,”saat ini kongres di percepat hal itu untuk makin menyolidkan posisi organisasi, karena saat ini kepemimpinan di jalankan oleh seorang pejabat sementara ketua Umum yaitu Prof Dr Martians Tambing, sedangkan ketua defenitif yang di pegang Yacub Nuwawea sejak tahun 2008-2013 mendatang mengalami sakit.”katanya.
Namun dalam hal itu ,kata Fitra, hendaknya ada kepada Organisasi di daerah kepastian payung hukum guna memperjelas status hukum organisasi KSPSI, yang ada di Indonesia .
“Agar tidak nantinya terjadi gesekan dan keributan yang berpotensi akan menimbulkan korban berikutnya seperti yang te;lah terjadi di beberapa wilayah di Provinsi Riau beberapa waktu lalu.”ujarnya.
Menurut usulan pelaksanaan 17=19 Februari 2012 mendatang DPP yang memutuskan bagaimana keputusan seluruh kebupaten – kota se indonesia .
“Selain kongres di percepat hal lainnya yang di bahas adalah mendorong supaya DPP SPSI memperjelas status hukum pihak lain yang mengatas namakan SPSI, di tengah-tengah masyarakat, “tutur Fitra Defli.
Rakernas menurut Fitra, di hadiri seluruh DPD se Indonesia sebanyak 33 dari Riau, dan beserta mereka adalah 12 DPC SPSI dan 12 DPC Serikat Pekerja Transport.(egy)
Polres Tentukan 3 Titik Pos Pelayan Lebaran
DUMAI (VOKAL) – Untuk mengantisipasi bahaya kejahatan saat mudik pihak Polisi Resort (Polres) Dumai menentukan tiga titik untuk penertiban mudik dan untuk sebagai pos pelayanan pengaduan dan kesehatan bagi para pemudik.
Tiga titik yang telah ditentukan tersebut terletak di Terminal AKAP kota Dumai jalan Putri Tujuh, Pelabuhan Dumai, dan di dalam kota yakni Depan Ramayana kota Dumai.
Pos tersebut rencananya akan di fungsikan juga sebagai beberpa kepentingan mudik seperti cek kesehatan, laporan tindak criminal, dan pelayanan, yang bisa nantinya di nikmati oleh para pemudik baik yang datang maupun pemudik yang ingin meninggalkan kota Dumai.
“Kita akan fungsikan Pos Pelayanan tersebut nantinya H – 7 dan H + 7 di hari lebaran, guna menyambut dan membimbing para pemudik yang nantinya akan melakukan perjalanan jauh.”kata Kasubag Humas Polres Dumai AKP Suwadji AK saat di konfirmasi Vokal di ruangannya selasa (2/8).
Selain itu ,kata Suwardji, kita juga menghimbau kepada para pemudik untuk selalu mewaspadai titik jalur mudik yang rawan akan bahaya dan tindak criminal yang kerap terjadi saat mudik menjelang ramadhan.
“kita menghimbau kepada para pemudik untuk selalu waspada ketika melakukan perjalanan mudik lebaran, hendaknya di lihat perlengkapan dan kesiapan kendaraan apakah dalam keadaan layak pakai atau tidak, dan selalu waspada akan titik lebaran yang sangat berpotensi terhadap kecelakaan.”kata Suwardji.
selain waspada jelang Mudik Suwardji juga menghimbau agar warga masyarakat selalu mewanti-wantiu akan tindak criminal di saat menjelang sahur dan ketika rumah di tinggal pergi untuk shalat tarawih, karana di saat seperti itu melebarkan kesempatan para penjahat untuk melangsungkan aksinya.
“selain memerhatikan keperluan mudik para pemudik hendaknya juga jangan lupa memastikan rumah yang di tinggalkan dalam keadaan selamat dari potensi kebakaran dan dalam keadaan terkunci rapat, serta kalau perlu laporkan ke pengamanan setempat untuk selalu melihat dan memastikan rumah yang kita tinggal dalam keadaan selamat.(egy)
Langganan:
Postingan (Atom)










