Minggu, 12 Juni 2011

Dermaga Umum Dumai Resmi Beroperasi

DUMAI - Phase III Pelabuhan Umum berbagai jenis barang impor dan aktivitas kapal antarnegara di Kota Dumai, Provinsi Riau, yang sebelumnya sempat dihembuskan sebagai kawasan ajang pungli kini dikabarkan telah resmi beroperasi.

Menejer Devisi Komersial PT Pelindo Cabang Dumai, Jonedi Ramli, di Dumai, Jumat, mengatakan, sebelumnya berita acara serahterima hasil pekerjaan pembangunan Pelabuhan Dumai dilaksanakan di Jakarta, tepatnya Maret 2011.

"Serahterima dilaksanakan di Jakarta dengan dihadiri sejumlah pejabat dan rekanan," jelas Jonedi.

Asisten Menejer (Asmen) Humas dan Hukum Pelindo I Cabang Dumai, Harlem Susanto Purba, menerangkan, saat ini pihak pertama telah menyerahkan hasil pekerjaan pembangunan fasilitas Pelabuhan Dumai kepada pihak kedua.

"Selanjutnya pihak kedua menerima dan menyerahkan kepada pihak ketiga dalam hal ini PT Pelindo I untuk dipergunakan dalam tugas-tugas operasional," katanya.

Selain dermaga D atau pelabuhan umum, pembangunan fasilitas yang diserahterimakan kepada Pelindo I kata dia, juga meliputi pembangunan dermaga B, perpanjangan dermaga C, serta reklamasi dan sejumlah fasilitas lainnya.

"Fasilitas tersebut digunakan untuk tugas-tugas operasional, dan kita siap," ujar Harlem.

Serahterima hasil pekerjaan pembangunan fasilitas pembangunan pelabuhan Dumai untuk dipergunakan dalam tugas-tugas operasional tertuang dalam SK No. KN.38/2/20/DJPL-11.

Menteri Perhubungan (Menhub) RI dalam serahterima itu diwakilkan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (DJPL) untuk menandatangani berita acara berdasarkan surat kuasa Menhub No. SU 20 Tahun 2011 tanggal 28 Maret 2011, selanjutnya disebut sebagai pihak kedua.

Sementara Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I sebagai pihak ketiga.

Sebelumnya, pembangunan Phase III Pelabuhan Dumai atau Dermaga D telah dimulai dikerjakan sejak pertengahan 2005. Memasuki akhir 2009, dermaga umum tersebut dinyatakan siap, namun tidak kungjung diserahterimakan.

Tercatat sejak 15 Juli 2010, Dermaga D atau Pelabuhan Umum Kota Dumai, kemudian diindikasikan oleh sejumlah kalangan masyarakat telah melangar tatanan undang-undang negara karena beroperasi secara illegal.

Indikasi itu juga tercuat dari seorang Manager Komersial PT Pelindo, Junedi Ramli, yang menyatakan dermaga tersebut masih dalam tahap proses serah terima operasional kepada Administrator Pelabuhan (Adpel) Dumai dan pengoperasiannya baru dapat dilakukan setelah proses serah terima selesai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar